FOKUS: #PPKM MIKRO

Aturan Warung Makan Mulai Dilonggarkan, Ini Harapan Pedagang

Ilustrasi: Pengunjung warung makan

KBRN, Surakarta: Perpanjangan PPKM Darurat level 4 hingga 2 Agustus 2021, dengan mulai adanya beberapa pelonggaran salah satunya terkait operasional warung makan yang diperbolehkan pengunjung untuk makan ditempat meski hanya 30 menit disambut  baik para pemilik warung makan. 

Salah satu pemilik warung makan di kawasan Jl. Sutan Syahrir, Widuran, Warsiati mengatakan dengan pelonggaran boleh makan ditempat meski hanya 30 menit, diharapkan dapat mendongkrak omset penjualan warungnya yang selama ini sepi.

"Kalo bisa ya diringankan, supaya warung bisa berjalan walaupun terbatas. Harapane ya semoga cepat selesai," ungkapnya saat dikonfirmasi RRI, Senin (26/07/21).

Dengan adanya pelonggaran, dia berharap para pembeli tetap mematuhi aturan prokes, sebab jika tidak dikhatairkan covid merebak kembali, warung makan akan dilarang kembali yang secara langsung kondisi ekonomi terganggu.

“Makan di tempat gak papa, tergantung yang makan taat gak. Paling dibatasi 2 orang tiap bangku,” jelasnya.

Senada, salah seorang pedagang kaki lima di kawasan Jl. S. Parman, Gilingan, Lia Nuryani pihaknya sangat memahami stuasi dan aturan yang dibuat pemerintah, karena yang terpenting dengan pengunjung dibatasi dan jaga jarak.

“Ya ndak apa-apa gak masalah. Nek masalah (makan di tempat) itu kemarin Satpol PP boleh jualan asal tidak banyak kerumunan. Pokoknya dibatasi ada jaraknya gitu. Ya semoga covidnya segera hilang, yang kerja bisa kembali normal,” jelasnya.

Selain warung, dalam pelonggaran yang ditetapkan pemerintah, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai pukul 21.00. Sedangkan untuk warung makan, dibolehkan makan ditempat maksimum waktu makan setiap pengunjung yakni 20 hingga 30 menit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00