Harga dan Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran di Jateng Stabil

KBRN,Klaten: Tujuh hari menjelang hari raya Idul Fitri Pemerintah Propinsi Jawa Tengah melakukan pemantauan harga  terhadap kebutuhan masyarakat di pasar tradisional di Klaten.Tim propinsi Jawa Tengah  dipimpin  Kepala Biro Perekonomian Eddy Sulistyo Bramiyanto turun langsung di pasar darurat  Klaten.

Eddy Sulistyo mengatakan dari pantauan yang dilakukan mulai dari pantura sampai di Klaten harga kebutuhan masyarakat  dalam kondisi stabil dan tidak ada lonjakan yang berarti. Sebagai pengendali inflasi di Jawa Tengah dapat menyimpulkan kondisi kebutuhan masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri dalam kondsi normal, ketersediaan cukup serta tidak ada lonjakan harga yang berarti.

‘Mungkin sedikit menyimpulkan menjelang lebaran  kebutuhan masyrarakat harganya relatif normal  tidak ada lonjakan dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tersedia di pasar-pasar," ungkapnya kepada wartawan Kamis (6/5/2021).

Salah seorang pedagang sembako di pasar darurat Klaten Rumiyah menuturkan untuk harga kebutuhan pada umumnya cukup stabil. Telur harganya naik turun  dan sekarang berkisar 22 ribu rupiah per kilogram.

Untuk bawang merah dan putih  harganya juga stabil yakni bawang merah 27 ribu per kilogram dan bawang putih 24 ribu rupiah per kilogram.

“Harganya semuanya stabil  tidak ada kenaikan yang tinggi.Telur 22 naik turun, bawang merah 27 bawang putih 24,” katanya.

Harga yang cukup tinggi yakni mete yang sebelumnya 125 menjadi 135 ribu rupiah per kilogram.

Sedangkan  dari pantauan RRI untuk harga daging masih cukup stabil antara 110 sampai dengan 120 ribu rupiah per kilo sedangkan daging ayam kurang lebih 34 ribu rupiah per kilo.  

( Adam Sutanto /WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00