Aturan Berkunjung ke Tempat Publik kembali Diperketat, Pengunjung Mall Solo Anjlog 50 %

KBRN, Surakarta : Aturan pengetatan kembali yang dilakukan Pemerintah Kota, berdampak pengunjung di sejumlah mall  kota Solo, menurun hingga 50 persen. Pasca Pemkot kembali melakukan kebijakan hanya anak usia 15 tahun keatas boleh mengunjungi mall dan tempat publik, kondisi  mall sepi pengunjung, bahkan beberapa tenant menunda waktu buka gerai.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Pembelanjaan Indonesia (APPBI ) Solo, yang juga manager marketing comunication Solo Paragon mall, Veronica Lahji mengaku  saat dilongarkan sebenarnya sudah mempersiapkan wahana permainan untuk anak . Namun dengan kembalinya aturan lama wahana permainan  batal operasional. Vero sapaan akrabnya berharap pada pemerintah agar tidak menyamakan  pasar modern dengan pasar tradisional karena pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Penurunan pengunjung itu pasti. Kita  sebagai pasar modern juga yang ketegorinya family, anak-anak tidak boleh masuk otomatis orang tuanya tidak masuk. Kemarin sudah bersiap-siap juga area mainan anak-anak sudah mulai buka karena adanya SE wali Kota yang diganti ini mereka tidak jadi buka,” kata Veronica saat  dikonfirmasi RRI, Selasa (27/10/2020 ).

Keluhan serupa disampaikan Public Relations Solo Grand Mall (SGM) Ni Wayan Ratrina.  Padahal kelonggaran aturan memperbolehkan anak-anak di atas 5 tahun masuk ke mall memberi secercah harapan. Apalagi, akhir bulan ini ada momentum long weekend yang bisa dimanfaatkan pengunjung segmen family.

 “ Sebelum pandemi pengunjung sekitar 20 hingga 25 ribu, namun kalau weekend sekarang ini paling hanya 10 ribu. Diterapkan aturan anak usia di bawah 15 tahun tidak boleh masuk pengunjung sepi hanya rata-rata di bawah 10 ribu,” keluh Ratrina

Sejauh ini, sebagian mall sebenarnya sudah melakukan protokolkesehatan secara ketat sesuai peraturan wali Kota ( perwali ) terkait larangan anak umur di bawah 15 tahun tidak boleh ke tempat publik, dengan wajib mengenakan masker, cek suhu tubuh, cuci tangan dengan sabun, hingga penerapan physical distancing.  Selain itu pengelola mall,  juga menyediakan tempat ruang tunggu bagi anak dan lansia. wiwid

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00