Permudah Akses Warga Terpencil, Pemdes Tegalmulyo Kemalang Klaten Siap Bangun Jembatan Gantung

KBRN, Klaten: Pemerintah Desa Tegalmupyo Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten akan membangun jembatan gantung untuk menghubungkakn Kampung Grintingan dengan kampung terpencil yakni Girpasang. Jembatan tersebut khusus diperuntukkan mengankut manusia.

Kepala Desa Tegalmulyo Sutarno kepada RRI mengatakan, jembatan yang akan dibangunan dengan anggaran sekitar 200 juta rupiah. Namun untuk saat ini  baru tersedia anggaran 50 juta rupiah.

Tujuan pembangunan jembatan tersebut agar akses menuju ke kampung Giripasang itu lebih mudah dan cepat dibanding harus  berjalan kaki menelusuri jalan setapak.

"Sebelum dibangun jembatan gantung yang dijanjikan oleh pak gubernur, kita kan buat gedola lagi yang untuk manusia, akhir tahun ini atau awal tahun 2021," ungkap Kepala Desa Tegalmulyo Sutarno kepada RRI, Jumat (18/9/2020).

Girpasang adalah nama sebuah kampung tepencil  yang terletak di Desa Tegalmulyo Kemalang Klaten dikawasan lereng merapi. Kampung ini tidak hanya tepencil tetapi terpisah dengan kampung yang lain karena dibatasi oleh jurang yang lebar dan dalam. Untuk menuju ke lokasi itu  hanya ada jalan setepak  dengan naik turun anak tangga yang dapat ditempuh selam kurang lebih setengah jam.

Dikatakan jembatan gantung itu nantinya  untuk memudahkan masyarakat diwilayah itu untuk beraktivitas. Walaupun sekarang ini sudah ada  jembatan gantung, namun hanya diperuntukkan untuk membawa barang dari dan menuju kampung tersebut.

Mengingat, kampung tersebut dicanangkan sebagai kampung wisata, maka jembatan gantung  tersebut akan mempermudah masyarakat yang akan bekunjung  ke kampung tersebut tanpa harus merasakan haus, kelelahan saat menelusuri jalan setapak yang sebut dengan jalan seribu satu tangga.

Sedangkan salah seorang warga Sugino berharap agar ada upaya dari pemerintah membuatkan akses yang lebih mudah.

"Aksesnya seperti ini warga ya berhara ada akses yang lebih mudah," kata Sugino warga Gerpasang.

Warga Girpasang sendiri sebagian penduduknya merupakan petani dan pekerja buruh. Dikampung Girpasang tersebut terdapat sepuluh rumah 12 Kepala keluarga atau 35 jiwa. (DESK:ARGA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00