Jakarta PSBB, Penumpang Bus dan Kereta Langsung Anjlok

KBRN,Surakarta: Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta dan sekitarnya memberikan dampak negatif bagi moda transportasi umum di Kota Solo.  Terjadi penurunan penumpang, dan bis yang masuk ke Terminal Tirtonadi Solo maupun berangkat ke Jakarta.

Komandan Regu Bravo dari Kementerian Perhubungan Tirtonadi Solo Sriyono, mengungkapkan penurunan bis khususnya yang masuk ke terminal. Sebelumnya mencapai 8 armada sekarang tinggal 2 bis. Begitu juga yang akan melakukan perjalanan ke Jakarta hanya terisi 30 persen dari kapasitas. “Turun drastis ini,” ucapnya saat dikonfirmasi RRI, Senin (14/9/2020).

Lanjut Sriyono, dengan terjadinya penurunan penumpang sejumlah PO Bus menyiasatinya dengan mengurangi jumlah armada yang diberangkatkan ke Jakarta. Biasanya memberangkatkan lima armada, kini hanya satu atau dua armada.  “Dengan adanya PSBB khususnya bus dari daerah ke Jakarta menyiasatinya dengan pengurangan armada,” ujarnya.

Sedangkan di Stasiun Balapan Solo dampak belum begitu dirasakan, mengingat perjalanan kereta ke Jakarta hanya saat weekend. Seperti kereta Bima dari Surabaya, Argo Dwipangga jurusan  Gambir  dan  Kereta Turangga dari Surabaya dan Lodaya  tujuan Bandung.

“Kalau yang biasa Bima jurusan Gambir dan Turangga jurusan Bandung ,dari Stasiun Balapan untuk keberangkatan Jakarta dan Bandung hanya ada dua kereta. Karena dari sebelum PSBB hanya 2 kereta saja,” katanya,

Dengan adanya penurunan operasional armada, secara otomatis jumlah penumpang kereta yang berangkat maupun menuju Solo yang menggunakan kereta juga mengalami penurunan. Setiap perjalanan hanya berkisar 50 orang hari kerja. Sedangkan Weekend 100  orang.

Begitu juga untuk armada bis dari Wonogiri maupun yang masuk terminal hanya terisi tidak lebih dari 30 persen. Termasuk yang dari Jakarta yang transit terminal  berkisar 3 orang. Desk Mulato

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00