Harga Kedelai Naik, Pedagang di Solo Kurangi Stok

Pedagang kedelai di pasar tradisional Kota Solo melayani pembeli.
Pekerja tengah menurunkan kedelai dari dalam truk di gudang Pasar Legi Solo.

KBRN, Surakarta: Harga kedelai di pasar tradisional Kota Solo kembali naik. Dari pantauan RRI, Selasa (8/9/2020) pagi, harga kedelai Rp 8.050 per kilogram. Sebelumnya harga di kisaran Rp 6.700 hingga Rp 6.800 per kilogram.

Salah satu distributor kedelai  CV Sari Bumi di Stabelan Banjarsari Solo, Yuliana Ambarsari mengungkapkan, kenaikan harga ini secara bertahap sejak tiga hari terakhir. 

Dia memperkirakan kenaikan ini dipengaruhi mengikuti nilai tukar dolar yang naik. "Baru tiga-empat hari ini kok. Kayaknya ikut dolar ya kalau kedelai impor," ucapnya.

Dengan naiknya harga kedelai ini penjualan juga mengalami penurunan. Dia mengaku biasanya permintaan para pengerajin tempe-tahu setiap hari mengambil 1 ton. "Biasanya mereka satu pekan habis 1 ton. Tapi saat ini belum ambil lagi."

Sementara pedagang kedelai di Pasar Legi Mathius Santoso mengaku, sejak dua hari terakhir ini harga kedelai mengalami kenaikan Rp 500 per kilogram. Sebelumnya Rp 6.700 sampai Rp 6.800. "Sekarang jadi Rp 7.200 setiap kilogram," kata Santoso.

Dengan naiknya harga kedelai ini penjualan juga mengalami penurunan. Biasanya permintaan para pengerajin tempe-tahun setiap hari mengambil 1 sampai 2 ton  saat ini belum berkurang.

"Harga kedelai naik ya sementara mengurangi stok pasokan. Biasanya sampai 2 truk sekarang 1 truk."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00