Ditengah Pandemi Covid 19, Obyek Wisata Candi Pelaosan Dan Candi Sojiwan Prambanan Klaten Siap Dibuka

KBRN, Klaten :Dua obyek wisata masing-masing Candi Pelaosan yang berada  di Desa Bugisan dan Candi Sojiwan di Desa Kebondalem Kidul Prambanan Klaten sudah siap dibuka untuk umum. Kesiapan itu  setelah dilakukan simulasi masuk di kedua obyek wisata  tersebut  berupa penerapan protokol kesehatan terhadap para pengunjung.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Klaten Sri Nugroho kepada RRI mengatakan setelah dilakukan simulasi , direncanakan pada, Sabtu (6/9/2020), yang akan datang kedua obyek wisata itu akan dibuka untuk umum.

"Kami mengadakan simulasi yang dihadiri Muspika prambanan,ada dari BPCB Jawa Tengah. Dengan simulai ini sudah kami terapkan sesuai protiokol kesehatan nanti hari sabtu  minggu kita suag mulai buka," ungkap Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Klaten Sri Nugroho kepada RRI selesai kegiatan simulasi hari Rabu (2/9/2020) di Komplek Candi Sojiwan.

Saat dilakukan operasional, pihaknya juga membatasi  jumlah pengujung yang hanya 30 sampai 50 persen dan pembatasan itu nantinya akan dievaluasi secara bertahap. Sedangkan protokol kesehatan yang diterapkan kepada para pengunjung yakni sebelum Pengunjung membeli karcis  harus cuci tangan terlebih dahulu, saat membeli karcis tidak boleh bersentuhan tangan  dengan petugas  dan dengan uang pas.

Sedangkan, Koordinator Pengembangan Pemanfaatan dan Publikasi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah Wahyu Kristanto kepada RRI mengatakan untuk para pengunjung wilayah candi ada batasan yang harus diataati  seperti halnya tidak diperkenankan masuk bilik candi dan hanya sampai dengan pelataran candi. Selain itu juga tidak diperkanankan memagang batu-batu candi  untuk menghindari virus menempel di batu candi.

"Pengunjung yang masuk kewilayah candi tidak diperkenankan masuk ke bilik candi karena dikawatrikan terjadi kerumunan di dalam bilik," tandasnya.

Ketentuan lain yanga harus dimengerti oleh para pengunjung para wisatawan hanya dapat menikmati kawasan candi berkisar 30 menit  dan tidak diperkanankan berkerumun. Oleh karenanya para pengunjung dapat mematuhi peraturan  tersebut untuk kepentingan bersama. (desk:arga)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00