Pasca Tutup 5 Bulan, Pengunjung Obyek Wisata Bukit Cinta Bayat Klaten Belum Maksimal

Pengunjung bukit cinta berfoto bersama di spot selfie bukit cinta klaten

KBRN, Klaten : Setelah ditutup kurang lebih lima bulan karena pandemi covid 19, geliat  pengunjung obyek wisata  Bukit Cinta Desa Gunung Gajah Bayat Klaten, kini mulai tampak terlihat. 

Sejak dibuka mulai pertengahan Bulan Agustus lalu, para pengunjung  dapat menikmati suasana alam diatas bukit itu.

Plt Direktur BUMDes Gunung Gajah,  Mohammad Qomarudin kepada RRI menungkapkan, sejauh ini kunjungan wisata  belum maksimal, karena harus ada pembatasan jumlah pengunjung. Diperkirakan  hanya  seratus hingga dua ratus  orang perhari atau hanya sekitar 20 persen dari hari-hari biasa.

"Pengunjung yang berkunjung di bukit cinta  penikmat spot selfi selama dibuka pada 15 Agusuts 2020, belum begitu signifikan, cuma tetap ada pengunjung, seperti untuk hari besar atau hari minggu yang biasanya sampai ribuan, sekarang paling sampai empat sampai lima ratus orang," ungkap Qomarudin kepada RRI, Minggu (30/8/2020).

 Pihaknya  juga menerapkan Protokol kesehatan secara ketat terhadap para pengunjung obyek wisata tersebut  sesuai dengan anjuran dari pemerintah.

Selain penyediaan tempat cuci tangan, himbauan memakai masker, jaga jarak dan juga pembatasan  jumlah pengunjung sebanyak 50 persen.

Ditambahkan, selama ditutup itu, kerugian yang dialami pihak pengelola mencapai ratusan juta rupiah.  Seiring dengan dibukannya kembali obyek wisata itu, pemasukan dapat digunakan untuk memperbaiki berbagai faslitias yang ada.

Sedangkan, salah seorang pengunnung M Taufik mengatakan, suasanya  wisata Bukit Cinta masih dinilai sepi dibanding  sebelum terjadi pandemi Covid 19. Tempat ini pada akhir pekan selalu menjadi primadona kunjungan wisata,  terutama diwilayah Klaten bagian selatan.

"Kalau suasana menurut saya masih sepi bila dibandingkan sebelum terjadinya pandemi. Sabtu dan minggu  selalu menjadi primadona masyarakat dibagian selatan klaten," kata Taufik. 

Ia juga berharap, untuk menjamin keselamatan terkait persebaran covid, pihak pengelola untuk lebih mempertegas  kepada para pengunjung untuk penerapan protokol kesehatan seperti harus memakai masker.

Sedangkan, Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Klaten Sri Nugroho  kepada RRI mengatakan untuk wisata alam yang dikelola desa sudah berjalan dengan penerapan protokol kesehatan dan pengunjung  masih dibatasi. (DESK: ARGA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00