Diminta Bangkit, Pengusaha UMKM Butuh Modal

KBRN,Surakarta: Pelaku Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid 19 harus bangkit. Mereka diminta melakukan berbagai strategi agar bisnisnya tetap berjalan.

Sebagai upaya membangkitkan ekonomi, komunitas UMKM Solo Raya menggelar acara Srawung Juminten dengan tema “Trik Jitu Menghadapi Era Covid 19”. Yakni memberikan langkah-langkah mengantisipasi fenomena yang berdampak pada bisnis UMKM.

Ketua Komunitas UMKM Solo Raya Srawung Juminten, Indrias Senthir mengungkapkan, untuk saat ini yang menjadi kendala para UMKM untuk kembali adalah permodalan.

“Strategi yang dilakukan bekerja sama dengan perbankan, Dinas Koperasi memberikan bantuan kepada UMKM berupa pinjaman dengan bunga ringan. Selain itu sesama Komunitas Juminten saling membantu promosi juga UMKM memasarkan hasil produksinya lewat Online,” beber Indrias, Selasa (25/08/20).

Sementara itu, peserta UMKM Modeste Nana Catur, warga Joglo, mengapresiasi diselenggarkannya pertemuan Srawung Juminten. Karena menambah wawasan dan memajukan usahanya dibidang modeste baju kebaya.

“Kita sering diajak untuk acara fashion show memamerkan produk. Di tengah tatanan kehidupan baru pandemi covid 19 ini selama 3 bulan terakhir ini sama sekali berhenti melakukan bisnisnya baju kebaya,” ujarnya.

Nana Catur mengaku, dengan seringnya mengikuti komunitas Juminten bulan Juni lalu bisnisnya mulai bangkit. Pemesanan baju kebaya mulai ada kendati belum seramai dulu.

“Selama tiga bula pemesanan baju kebaya sepi. Kami beralih memproduksi masker, menjual makanan melalui online,” ucapnya. Desk Mulato

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00