Weekend Taman Balekambang Jadi Jujugan Liburan, Tak Sedikit Kecele Gagal Masuk

Libur panjang masyarakat menikmati Taman Balekambang Solo yang rindang Ndan sejuk.

KBRN,Surakarta: Libur Panjang  tahun baru Hijriah kunjungan wisata ke Kota Solo meningkat, meskipun masih dalam Pandemi Covid-19.Pantauan RRI, Kamis (20/8/2020) Taman Balekambang mengalami peningkatan pengunjung.

Petugas Taman Balekambang Solo Odina Bintari mengungkapkan, sejak pagi jumlah kunjungan di taman peninggalan Mangkunegoro VII itu mengalami peningkatan. Pada long weekend kali jni mengalami peningkatan lebih dari 50 orang. "Naik jika dibanding hari biasa di bawah 30 orang," ungkap Odina kepada RRI.

Untuk menarik pengunjung menurut Odina, pihaknya bekerjasama degan Dinas Pariwisata menyelenggarakan senam massal. Kendatipun ada peningkatan pengunjung tak sedikit yang kecewa. Karena peraturan pembatasan usia di bawah 15 tahun masih dilarang masuk.

"Hari ini terjadi kenaikan jumlah pengunjung meski banyak yang kecewa kembali pulang setelah membaca aturan anak dibawah 15 tahun, ibu hamil dan lansia tidak boleh masuk," ungkapnya.

Sementara salah seorang pengunjung Vidia dari Jakarta mengaku senang menikmati liburan panjang kali ini. Setelah Hari Raya Lebaran tidak bisa pulang mengunjungi orang tua di Solo. Vidi memilih Taman Balekambang karena dekat dari rumah ibunya yang berada di Nusukan, Solo.

"Selama pandemi sebagai warga Jakarta tidak kemana-mana karena Lebaran Idul Fitri dan idul Adha tidak bisa pulang. Setelah di Solo pingin meikmati taman Balekambang. Dekat rumah, udaranya yang segar juga sedikit kerumunan massa," katanya.

Adanya pembatasan jumlah pengunjung di Balekambang membuat puluhan pengunjung tidak dapat masuk. Sebagian besar anak-anak dan ibu hamil.

Walaupun kecewa namun mereka menyadari pembatasan jumlah pengunjung tersebut karena antisipasi penyebaran Covid 19.

"Ya jauh-jauh dari Purwokerto menikmati liburan di rumah mertua. Kemudian berkunjung ke Balekambang sama anak-anak yang usianya di bawah 5 tahun tidak boleh masuk," ucap salah seorang pengunjung yang enggan disebut namanya.

Masyarakat berharap wabah covid ini segera berlalu. Sehingga pembatasan pengunjung tidak terjadi lagi. Desk Mulato

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00