Pandemi Covid-19, Pedagang Hewan Kurban Kurangi Stok

Permintaan hewan kurban menurun, pedagang hewan kurban ini kurangi stok.

KBRN,Surakarta: Pandemi Covid 19 membawa dampak pada penjualan hewan kurab di Kota Solo. Para penjual hewan kurban kambing yang menggelar lapak di pinggir jalan di Solo sejak sepekan terakhir mengurangi stok.

Salah seorang pemilik lapak hewan kurban di Jalan Mongindisi Solo, Erik mengatakan dirinya tidak berani menyetok banyak. Karena diperkirakan pembeli sepi sebagai dampak pandemi Covid-19. Jika dibanding tahun lalu dengan waktu yang sama 3 minggu sebelum hari H Idhul Adha, kondisinya sangat berbeda,

“Tahun lalu H-3 minggu itu sudah menjual 500 ekor kambing, malah bisa lebih. Namun sekarang baru mencapai 30 ekor,” ujar Erick pada RRI, Kamis (16/7/2020).

Erik bersama satu kawannya telah menjadi langganan membuka lapak disebuah gang sepanjang 100 meter di jalan Monginsidi Solo sepuluh tahun trakhir. Ditambahkan Erik untuk harga hewan kurban kambing tahun ini juga mengalami penurunan meski hanya sedikit.

“Harga kambing mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 4 juta per ekor. Tegantung besar kecilnya hewan kurban,” bebernya.

Warga Solo ini menambahkan hingga saat ini hewan kambing kurban  baru menyetok  61 ekor. Beberapa jenis kambing itu didatangkan dari luar kota, seperti Ponorogo dan sejumlah pasar hewan di Solo Raya. “Kalau umur mulai dari 1 tahun,” ujarnya.

Erik yang sehari-harinya bekerja sebagai pemotong hewan dan melayani pesanan untuk aqikoh ini menjelang hari Raya Idul Adha beralih menjual hewan kurban di pinggir jalan. Ia mengakui mendapatkan keuntungan lebih karena biasanya banyak warga mencari hewan kurban. Lidia Sinaga/Mulato

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00