Pembukaan Obyek Wisata Religi Makam Sunan Tembayat Tunggu Gugus Tugas Klaten

Gapura Gerbang menuju tempat wisata religi makam Sunan Pandanaran, Tembayat Klaten

KBRN, Klaten : Kelompok Sadar Wisata Desa Paseban Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten menggelar simulasi kedua sebelum dibukanya obye wisata Makam Sunan Pandanaran. Simulasi dan juga evaluasi tesebut dengan menghadirkan tim dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Klaten serta BPBD.

"Semenjak adanya covid 19 obyek wisata tersebut ditutup sudah empat bulan. Dampaknya sangat dirasakan bagi masyarakat yang mengandalkan dari kegiatan wisata sebagai mata pencahariannya," ungkap Kepala Desa Paseban Eko Triharjo, Sabtu  (11/7/2020).

Pihaknya memang telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Klaten agar dibuka kembali. Persyaratan dan aturan sudah dilakukan terutama dalam penerapan protokol kesehatan.

"Dari hasil simulasi dan juga evaluasi makam Sunan Pandanaran siap dibuka untuk umum. Namun masih menunggu keputusan Gugus Tugas Kabupaten Klaten," imbuhnya.

Sedangkan Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Oaga Kabupaten Klaten Sri Nugroho mengatakan simulasi yang dilakukan merupakan yang kedua kalinya. Secara umum sudah 90 persen selesai dilakukan penerapan protokol kesehatan tinggal menunggu pengkajian dan persetujuan ketua gugus tugas.

"Secara umum sudah siap, masih  ada beberapa pembenahan ringan. Kita masih nunggu keputusan Ketua Gugus Tugas Kabupaten Klaten," kata Sri Nugroho.

Dikatakan tingkat kunjungan wisata ke Makam Sunan Pandanaran memang cukup banyak  mencapai lima ribu orang perbulan. Oleh karanya agar tidak terjadi kerumunan dan dapat meninmbulkan Klaster baru penularan Covid-19  maka perlu dilakukan pengaturan secara ketat.

"Mulai dari masuk lokasi, hingga ke lokasi makam termasuk saat meninggalkan areal makam."  Adam Sutanto

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00