Berkah Imlek, Puluhan Pedagang Miniatur Barongsai-Liong Cirebon Serbu Kota Solo

KBRN Surakarta: Puluhan pedagang mainan asal Cirebon memanfaatkan momentum Imlek di Kota Solo sebagai ladang  rezeki. Mereka menjual mainan khas Imlek berupa miniatur Barongsai dan Liong.

Diakui atau tidak, kawasan Pasar Gede Solo menjadi lokasi  menyemarakkan tahun baru Imlek. Lebih dari 50 pedagang mainan Barongsai dan pernak pernik Imlek yan mengaku berasal dari Kota Udang ini menggelar dagangan mainan di kawasan Pasar Gede dan depan Klenteng Tien Kok Sie.

"Dagangan ini hasil produksi sentra mainan kota Cirebon kemudian saya mengambilnya untuk di jual di sini," ungkap Andi, salah satu  pedagang musiman  yang menjajakan pernik mainan.

Andi berjualan di Pasar Gede sejak tiga hari terakhir. Dia menjual dua jenis mainan Liong berukuran kecil yang dihargai Rp 15 hingga Rp 25 ribu. Sementara yang besar adalah topeng barongsai yang dijual seharga Rp 60 ribu.

Mereka menggelar dagangannya hingga 2 pekan mendatang dengan menyediakan stok dagangan sebanyak 100 kod. Dia memprediksikan akan habis terjual sampai akhir Imlek.

"Saya bersama 50 orang dari warga Cirebon datang ke Pasar Gede sejak kemarin hingga akhir Imlek nanti. Saya menyediakan 100 kodi berkaca tahun lalu habis terjual," ujarnya kepada RRI, Rabu (15/1/2020).

Hal Senada di ungkap  Ali Hamzah yang berjualan pernik di Pasar Gede baru kali ini. Dia berjualan hanya membawa 20 kodi yang dijualnya bersama 6 orang temannya.

"Mainan ini mengambil dari sentra mainan di Kota Cirebon," ucapnya.

Dijelaskan Ali, mainan Barongsai dan Liong ini dengan menggunakan bahan dari karpet dan kain, bola dan lem. Selain itu bulu bulu yang di dominasi warna merah, kuning dan biru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00