Tim Sapu Jagat Sat Reskrim Polres Boyolali Ringkus Jambret Yang Ber Aksi di Depan Kantor Pos

KBRN Boyolali : Tim sapu Jagat Sat reskrim Polres Boyolali berhasil menangkap seorang pedagang buah di depan Kantor Pos Boyolali  ketahuan beralih profesi menjadi jambret.

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond melalui Kaur Bin Ops (KBO) sekaligus Kepala Team Sapu Jagad Satuan Reserse (Sat Reskrim) Iptu Wikan Sri Kadiyono mengatakan pelaku bernama Misri, warga Dukuh Karanglor Rt 03 Rw 06, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.

“ Ya, pelaku merupakan penjual buah yang sehari-hari mangkal di depan kantor Pos Boyolali kota. Karena pandemi, tersangka mengalami gulung tikar  akhirnya beralih profesi menjambret," kata Wikan, Senin (01/03/2021).

Dikatakannya, pelaku melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan pada Senin (08/02/2021). Pelaku berhasil diringkus Team Sapu Jagad saat berada di kontrakan di daerah Banyudono.

Penangkapan pelaku berkat adanya laporan dari masyarakat maupun korban, dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor NMax dengan nopol AD 6530 OD, sebuah Hp, tas dan buku rekening.

“Berdasarkan laporan  masyarakat  telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut. Team Sapu Jagad bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di kontrakannya di daerah Banyudono," terang Iptu Wikan Sri Kadiyono.

Dikatakan, hasil pemeriksaan dan penyelidikan yang telah dilakukan, pelaku mengakui melakukan pencurian dengan kekerasan (Curat) sebanyak Empat kali di belakang SMA Bhineka Karya, di wilayah Gerit, Kecamatan Mojosongo, di dekat pabrik Hanil Kecamatan Teras dan yang terakhir di dekat Gedung Balai Sidang Mahesa. Pelaku tidak segan segan melukai korbannya saat menjalankan aksinya.

“Yang menjadi sasaran pelaku disaat korban lagi nongkrong di tempat sepi,atau pengendara sepeda motor yang sendirian yang melewati jalan sepi. Pelaku tidak segan-segan melukai korbannya," jelas Iptu  Wikan Sri Kadiyono.

Kini pelaku diamankan di Mapolres guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP Pencurian dengan kekerasan,ancaman hukuman minimal 9 tahun penjara. (Kisno)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00