FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Nekat Gelar Hajatan Saat PPKM, Acara Warga Solo Dibubarkan Satgas Covid-19

Satgas Covid-19 Surakarta membubarkan hajatan warga Gandekan. Dok istimewa

KBRN Surakarta: Hajatan warga di kawasan Penjalan RT 03 RW 04, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Kota Solo dibubarkan Satgas Covid-19, Minggu (24/1/2021). Pembubaran tersebut dilakukan lantaran hajatan tidak berizin dan menimbulkan kerumunan.

Satgas Covid-19 Kelurahan Gandekan merasa kecolongan dengan adanya hajatan ditengah pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Satpol PP bersama anggota Polresta Surakarta tiba di lokasi hajatan sekira pukul 11.00 langsung menemui pemilik hajatan dan langsung diimbau untuk menghentikan hajatan. Pemilik bersedia menghentikan hajatan dan merapikan kursi-kursi yang sudah tertata di halaman rumah. Tidak ada perlawanan sama sekali saat hajatan tersebut diminta untuk berhenti. 

"Kami mengetahui adanya gelaran hajatan setelah ada laporan warga," kata Lurah Gandekan, Arik Rahmadani.

Menurut Arik, pemilik hajatan mendatangi kantor kelurahan untuk meminta izin akan menikahkan putrinya. Kelurahan tidak memperbolehkan hajatan di lingkungan rumah sesuai dengan surat edaran wali kota. 

"Selain dipanggil pihak kelurahan, pemilik hajatan juga dipanggil Polsek Jebres, Kamis (21/1/2021). Itu untuk diimbau agar tidak menyelenggarakan hajatan. Pemilik hajatan sudah sepakat dan hanya melaksanakan ijab dengan hanya dihadiri 5 orang. Jumlah tersebut termasuk pengantin," jelas Arik.

Namun ternyata diam diam warga tersebut nekat undangan yang sudah diedarkan tidak ditarik dan tetap digelar Minggu siang.

Kasi Opdal Satpol-PP Surakarta Semino mengatakan, sesuai SE 067/036 untuk kegiatan masyarakat dibatasi, khususnya hajatan tidak diizinkan, karena boleh mengadakan kerumunan. Semino mengatakan hari Minggu 24 Januari ada tempat hajatan yang dibubarkan Satgas di Penjalan Gandekan Jebres dan Kragilan Banjarsari RT 4 RW 14.

"Semua sudah kita laksanakan sesuai SE. Kita harus tegas.Ada 2, tadi di Penjalan gandekan Jebres dan Kragilan Banjarsari RT 4 RW 14 Ada 2 lokasiKita langsung hentikan," tandasnya.

Terpisah Wito Mulyono Ketua RT 4 RW 14 Banjarsari mengatakan hajatan warganya dihentikan Satgas Covid-19, dan langsung berhenti pada pukul 10.30. Dari  150 undangan hanya 100 an yang datang. "Itupun hanya banyu mili tidak ada resepsi dan kerumunan."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00