Kolong Flyover Purwosari Jadi Wahana Skate Park, Pelaksana Siapkan Lampu Hias Adobsi dari Tanjung Siapi-api

Kendaraan roda dua dan empat mulai melintas Flyover Purwosari saat ujicoba akhir tahun lalu.

KBRN, Surakarta: Proyek pembangunan jalan layang Purwosari memasuki tahap akhir atau finishing. Ditargetkan sebelum akhir Maret mendatang sudah selesai. 

Kini pelaksana proyek memaksimalkan waktu tersisa untuk menyelesaikan dan juga mempercantik fly over dengan lampu hias yang mengadopsi dari jembatan layang Tanjung Siapi-api Sumatera Selatan. 

"Itu namanya lampu panel biutifikasi, itu nanti bisa jadi berjalan teks animasi sederhana bisa jadi motif batik sederhana begitu. Itu bisa diterapkan diperlampuanya begitu," jelas Pejabat Pembuat Komitmen PPK 1.6 Satker Pelaksanaan Jalan nasional Wilayah Jateng I Alik Mustakim, Senin (18 / 1/2021).

Alik sapaan akrabnya menyampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Surakarta terkait pemasangan lampu beauty light. Lampu itu diadopsi dari Flyover Tanjung Siapi-api, Sumsel, dan  jembatan Sungai Alalak Kalimantan Selatan.

"Belum banyak dipasang, rencana terdekat punya kita (Flyover Purwosari) kemudian Jembatan Sungai Alalak di Kalimantan Selatan. Infonya jembatan Semanggi juga tapi kami belum cek," beber Alik.

Disamping itu fly over Purwosari akan dilengkapi skate park yang berada di bawah jalan layang tepatnya sisi barat rel kereta api. Pembuatan wahana skate park di kolong Flyover Purwosari untuk mengakomodir pecinta olahraga papan sluncur (skate board) itu.

Alik mengatakan bahwa pembuatan ini menggandeng komunitas olahraga tersebut agar lebih maksimal dan sesuai standar. Bahkan nantinya bisa digunakan untuk komunitas sepeda BMX.

"Untuk skate park ini kami sudah rapat dengan DPUPR Surakarta dan komunitas skate park untuk desain dan konsepnya. Wahana itu segi empat panjang 40x14 meter. Jadi konsepnya membangun play ground area untuk skate park bisa juga untuk BMX," terangnya.

Terpisah Kasi  Pembangunan Jalan dan Jembatan DPU Surakarta Joko Supriyanto mengamini rencana pembuatan wahana skate park tersebut karena mengakomodir komunitas.

"Ini juga mengakomodir komunitas karena kan olahraga itu sudah diakui sementara di Solo juga belum ada memiliki tempat untuk mereka," jelasnya.

Joko sendiri menyampaikan bahwa laporan dari pelaksana bahwa proyek tersebut pada progres dan diperkirakan saat batas akhir kontrak 31 Maret sudah selesai. Saat ini tinggal pencahayaan dan juga penataan taman. Sementara untuk pekerjaan utama sudah selesai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00