Pilkada Berkualitas Dipengaruhi Partisipasi Kehadiran Pemilih ke TPS.

KBRN, Surakarta : Sosialisasi Pilkada bertema “Pemilih Cerdas, Aman dan Sehat” yang dikemas dalam dialog interaktif live streaming dan Zoom berlangsung di Stasiun TATV Solo, Sabtu(21/11/2020).

Kegiatan yang diprakarsai Kementerian Kominfo menampilkan 2 nara sumber, selain Ketua KPUD Surakarta Nurul Sutarti yang hadir di Studio TATV dan Dr.Hendrasmo Tenaga Ahli Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo melalui Zoom. 

Dr. Hendrasmo dalam paparannya antara lain mengatakan, Pilkada hendaknya dilaksanakan secara berkualitas kendati saat ini menghadapi pandemi covid 19, namun harus mampu mensinkronisasikan keadaan itu.

“Proses demokrasi akan berkualitas dipengaruhi partisipasi kehadiran Pemilih ke TPS untuk memberikan hak suaranya. Pemilih cerdas akan hadir, mengetahui siapa calon yang akan dipilih kemudian mengecek nama dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Maka peduli jika belum menerima undangan disamping itu juga mengecek TPS tempat memilihnya,” cetus Hendrasmo  

Dia juga mengingatkan, Masyarakat supaya  waspada munculnya informasi hoax yang beredar. Disisi lain ikut membantu meluruskan apabila terjadi kecurangan dalam proses perhitungan pemilu atau pilkada 0 Desember mendatang.

Sedangkan Pemilih yang sehat mengetahui kesehatan diri sendiri, menghindari kerumunan dan mengikuti protokol kesehatan, sehingga merubah perilaku untuk selalu sehat.

Sementara Ketua KPUD Surakarta Nurul Sutarti menjelaskan, diantarnya KPU wajib menjamin Pemilihan ini sehat dan aman untuk kesehatan Penyelenggara, didasari seluruh penyelenggara Pilkada 11 ribu 79 orang termasuk Petugas keamanan harus sehat setelah semuanya di Rapid meskipun sampai saat ini masih dalam proses test rapid.

 “KPU wajib menjamin bahwa pemilihan ini sehat dan aman untuk kesehatan Masyarakat. Bagi Penyelenggara, Petugas Keamanaan dan petugas KPPS itu sehat salah satunya dengan rapid yang saat ini sedang dilaksanakan dan belum  selesai untuk 11.079 penyelenggara, bahkan petugas di TPS menggunakan APD karena pandemic,” ujar Nurul Sutarti.

 Hadir dalam dialog Interaktirf di Stasiun TATV Solo yang dipandu presenter Septandho Hijri Shafara adalah Direktur  Infokom dan Komunikasi Pembangunan manusia dan Kebudayaan Ditjen IKP Kementerian Kominfo Wiryanta. (Rosy)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00