Pilkada Sukoharjo, KPPS Wajib Jalani Rapid Test Covid 19

KBRN Sukoharjo : Para anggota KPPS yang akan bertugas pada Pilkada 2020 di Sukoharjo wajib menjalani rapid test Covid 19.

Rapid test yang akan digelar awal Bulan November mendatang untuk memastikan agar saat Pilkada berlangsung anggota KPPS benar-benar bebas dari Virus Corona.

Hingga saat ini masih berlangsung proses pendaftaran dan penerimana berkas adminitrasi.

Setiap TPS membutuhkan tujuh anggota KPPS, sehingga dari 167 desa kelurahan dibutuhkan sebanyak seribu 775 orang KPPS.

Komisioner KPU Sukoharjo dari Divisi SDM dan Organisasi Suci Handayani mengatakan masa kerja anggota KPPS selama satu bulan terhitung 24 November hingga 23 desember 2020. 

“Para pendaftar yang dinyatakan lolos akan dilantik dan menerima SK dari KPU Sukoharjo. Sedangkan rapid test dilakukan sebagai deteksi dini covid 19 dan antibodi tubuh,” ungkap Suci Handayani kepada RRI, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, kebijakan rapid test bagi anggota KPPS berbeda dibandingkan petugas PPDP yang bertugas melakukan coklit data pemilih.

“Ya, saat itu anggota PPDP yang hasilnya reaktif langsung diganti. Namun untuk KPPS hanya diminta menjalani isolasi mandiri hingga benar-benar sehat,” ungkap Suci Handayani.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Sukoharjo Muladi Wibowo menambahkan anggota Panwascam bakal menelusuri rekam jejak calon anggota KPPS.

Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota KPPS yang menjadi anggota parpol maupun tim kampanye masing-masing paslon.

“ Pada Pilkada mendatang kredibilitas penyelenggara Pemilu benar-benar dipertaruhkan agar Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo 9 Desember mendatang dapat berlangsung Jurdil (jujur dan adil),” cetus Muladi.  (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00