Kontes Robotic Nasional Virtual, UMS Surakarta Kirimkan Tiga Tim

KBRN Surakarta : Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengirimkan tiga tim Robotic pada kontes robot tingkat nasional tahun 2020.

Ketiga tim Robot itu adalah Megalodon, Adisha dan RR El Ganador yang akan berkontes dimasing-masing divisi yang sudah menjalani babak penyisihan di Adororium Muhamad Djazman melalui daring.  

Tim Megalodon berlaga di Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), kemudian Tim Adisha berlaga di Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dan Tim ER El Ganador berlaga di Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTI).

Disela kontes Kabag Penalaran, Kreativitas dan Softskill UMS, Ahmad Kholid Al-Ghifari, kepada wartawan mengatakan kontes kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“ Ya, jika tahun sebelumnya kontes ini dilakukan secara langsung (offline) namun pada tahun 2020 ini dilaksanakan secara online (virtual) melalui Zoom,” ungkap Ahmad Kholid, Jumat (25/09/2020).

Selain itu, dikatakan untuk kategori KRPAI yang semula hanya berfokus pada pemadam kebakaran.

“ Pada tahun ini berhubung adanya covid-19 maka tiga sesi lomba tersebut dua sesi penyemprotan disenfektan dan satu sesi pemadaman kebakaran,” tukasnya.

Dikatakan, Ahmad Kholid untuk kategori KRSTI itu tiap tahunnya temanya berbeda-beda dan tahun 2020 ini mengambil tema Tari Enggang dari Dayak, serta untuk kategori KRTI itu yang di kompetisikan hanya design perencanaan saja. 

Sementara itu salah satu anggota tim KRPAI dari tehnik elektro UMS, Bima Eka Prasetyana mengatakan, robot yang dibuat khusus untuk penyemprotan dis infektan menggunakan gas Co2 dimana saat bekerja robot melakukan manuver dengan berputar kekiri 90 derajat dan kekanan 180 derajat dan kembali ke posisi awal.

“ Kami berharap robot ciptannya yang tematis sesuai covid 19 akan mampu bersaing menjadi yang terbaik yakni lolos ke babak final. Apalagi perangkat yang dipergunakan sudah cukup mumpuni dan sudah beberapa kali melakukan uji coba,” ungkap Bima Eka Prastyana.

Wakil Rektor 3 UMS, Prof Taufik Kasturi menambahkan Kontes Robotic tingkat nasional, meski  dilaksanakan secara virtual namun peserta tidak bisa membohongi para juri.

“ Untuk satu robot saja akan di shoot dari berbagai sisi menggunakan beberapa kamera yang semuanya terkoneksi ke Zoom,” cetusnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00