Ibadah Umroh Dibuka Lagi, Perpuhi Solo : Penumpukan Berkurang

Foto ilustrasi jemaah sedang melakukan tawaf mengelilingi Ka

KBRN,Surakarta: Rencana dibukanya kembali Ibadah Umroh tahun depan oleh Pemerintah arab saudi menjadi angin segar bagi pengusaha Biro Perjalanan Umroh di Solo Raya. Sebab sejak ditutup 7 bulan lalu dampak pandemi covid 19 telah terjadi penumpukan quota  jamaah yang mendaftar.

Ketua Perpuhi Solo Her Suprabu menjelaskan dengan berhenti selama 7 bulan Perpuhi Solo mencatat terjadi penumpukan sekitar 30.000 orang jamaah yang tidak bisa berangkat. Jika umroh dibuka kembali termasuk untuk jama'ah Indonesia penumpukan terkurangi. Pendaftaran pun dapat dibuka kembali.

"Rencana pembukaan Penerbangan internasional di Arab Saudi pada awal Januari 2021 memberi peluang biro perjalanan umroh di Solo Raya," kata Her Suprabu, Rabu (23/9/2020).

Menurutnya, sejak Bulan Februari 2020 biro umroh dan haji tidak ada pemberangkatan. Sehingga banyak biro umroh yang terpaksa merumahkan karyawannya. "Bahkan ada beberapa yang banting stir usaha lain dengan bisnis kuliner," ungkap Her Suprabu.

Rasa gembira juga diungkap salah seorang calon jamaah umroh asal Solo Setyaningsih. Dia mestinya  berangkat umroh pada bulan April lalu bersama Suami dan anaknya. Meski sebenarnya mengaku pasrah menunggu kebijakan yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi.

"Dengan adanya kebijakan larangan umroh akibat pandemi ya pasrah saja, sabar menunggu kebijakan lebih lanjut," ucap Setyaningsih.

Data Perpuhi Solo akibat pembatalan ibadah Umroh sebanyak 30 ribu jamaah yang tertunda keberangkatannya. Meliputi 20 ribu orang pendaftar baru dan sisanya 10 ribu jamaah yang batal berangkat bulan Februari 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00