Pacu Kualitas Daya Saing, LPP RRI Perlu Kuatkan Sinergitas Internal

FGD di runag R maladi RRI Surakarta

KBRN, Surakarta: Dalam upaya meningkatkan kualitas RRI untuk bersaing ditengah dinamika dunia media, tidak hanya dibutuhkan produk program yang mumpuni, namun juga kerjasama dan sinergitas antar pegawai maupun pimpinan.

Hal itu terungkap dalam forum grub discussion (FGD) Mencari arah pedoman regulasi penilaian direksi, di Ruang R Maladi Gedung LPP RRI Surakata, Sabtu (19/9/20).

Bertindak sebagai narasumber, Anggota Dewan Pengawas RRI Dwi Herniningsih, Pakar Hukum Tata Negara Andi Sandi, dan Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari.

Anggota Dewan Pengawas RRI Dwi Hernuningsih usai memberikan paparan mengungkapkan, RRI sebagai Lembaga penyiaran publik (LPP) harus memperkuat posisinya sebagai lembaga penyiaran publik yang independen, pasalnya Independensi adalah prinsip utama. Namun dari sisi operasionalisasi tentu tidak bisa lepas dari aturan perundang-undangan yang ada sesuai dengan bentuk organisasi sebagai lembaga negara.

“RRI harus semakin kuat dalam posisinya sebagai LPP yang independent, dengan tetap berada dalam struktur ketatanegaraan yang kuat, tetapi dalam operasionalisasi di manajemen tidak bisa lepas dari semua peraturan perundangan yang ada,” jelasnya.

Maka, lanjut Dwi sapaan akrabnya kerangka regulasi perlu semakin diperkuat bahkan disempurnakan dengan diadaptasikan pada kondisi perkembangan saat ini, walaupun tidak perlu setiap saat dirubah.  Hal ini untuk memperkuat langkah tindakan manajemen dalam mengambil kebijakan.

“Kerangka regulasi perlu diperkuat dan diperbaiki, dengan diadaptasi walupun itu tidak setiap saat diubah, tapi mungkin bisa memperkuat dasar dari langkah semua tindakan management,” tegasnya.

Sementara itu, melalui layanan jaringan daring, Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari berharap sinergitas yang dibangun melalui iklim yang baik dari berbagai unsur didalam RRI maupun dengan Stakeholder dapat menelurkan inovasi kemajuan bagi LPP RRI.

“Saya harapkan, RRI semakin maju, dengan upaya proaktif, juga inovasi dari berbagai pihak termasuk stakeholder di RRI, sehingga segera bisa tercipta iklim yang baik yang tidak menjadi kontra produktif," tegasnya.

Adapun selain FGD, di RRI Surakarta juga digelar pendampingan produksi Drama Radio selama 3 hari yang dibuka langsung Direktur Program dan Produksi RRI Soleman Yusuf.

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00