Satu Pegawai Positif Covid-19 Kantor Kelurahan Gilingan Dilocdown, Pelayanan Pindah Kecamatan

Foto Kantor Kelurahan Gilingan Solo ditutup sementara akibat pegawai positif Covid-19. Dok Mulato
Satlinmas Kelurahan Gilingan menunjukkan informasi bahwa pelayanan ditutup sementara. Dok Mulato

KBRN,Surakarta: Seorang pegawai Kantor Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsarai, Kota Surakarta dinyatakan positif Covid-19. Kantor pelayanan pun ditutup sepekan mulai hari ini 18 September sampai 23 September mendatang.

Penutupan kantor kelurahan ini yang pertama kali dilakukan Pemkot Surakarta menyusul adanya pegawai Positif terpapar Virus Korona. "Iya ini yang pertama kelurahan ditutup," ungkap Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo saat ditemui di Balaikota, Jumat (18/9/2020).

Seperti kebijakan sebelumnya saat ada temuan kasus Covid-19 di Kantor Inspektorat, Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) langsung ditutup. Penutupan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Semua pelayanan di Kelurahan Gilingan dialihkan ke Kantor Kecamatan Banjarsari.

Rudy sapaan akrab Walikota itu mengatakan penutupan sebagai langkah memutus mata rantai penularan virus Corona itu. Menurutnya penutupan sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali) No.24/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Makanya Kantor Kelurahan Gilingan langsung di lockdown. Kebijakan isolasi wilayah micil alias mikro kecil, menyasar lingkungan kecil di mana ada temuan Covid-19. Tutup sementara. Pelayanan dari rumah atau work from home (WFH) atau bisa juga ke Kecamatan Banjarsari langsung,” bebernya.

Kendati begitu, Dia menyebut pegawai itu tidak tertular saat pelayanan masyarakat. Dia diduga berkontak dengan keluarganya yang positif Covid-19. "udah selesai tracingnya. Dan kami minta dipantau terus," tandas Rudy.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah Sekretaris Kecamatan Banjarsari Benny Supartono mengatakan semua pelayanan masyarakat langsung dihandel Kecamatan, karena semua staf dan lurah WFH. Pihaknya meminta masyarakat mengurus pelayanan ke Kecamatan.

"Pada dasarnya semua pelayanan kan bisa dilakukan di kecamatan. Jadi masyarakat langsung ke kecamatan kita sediakan staf khusus untuk melayani warga Gilingan," bebernya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK), Siti Wahyuningsih, mengatakan 9 rekan kerja sekantor yang telah berkontak di kelurahan itu telah diambil spesimennya untuk diuji swab. Selama hasil swab belum keluar maka diharapkan karantina mandiri.

“Sudah kami ambil swabnya untuk menekan persebaran. Langkah ini sesuai prosedur saat ada temuan kasus," beber Ning sapaan akrabnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00