Penlok Jalan Tol Solo Yogyakata Telah Ditetapkan

Ilustrasi pathok lokasi jalan tol

KBRN, Klaten: Proyek jalan tol Solo- Yogyakarta kini sudah ada babak baru berupa penetapan lokasi (Penlok) oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo  pada 15 September 2020. Setelah dilakukan penetapan lokasi , kemudian akan dilakukan  pembentukan panitia untuk pembebasan lahan dan tanaman yakni paniti A dan Panitia B.

Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Joko Sawaldi kepada wartawan di pendopo Kabupaten menyatakan untuk wilayah Klaten yang tekena dampak tol  sebanyak 51 desa yang berada di sebelas Kecamatan.

"Penlok ditetapkan 15 september 2020. Sebelas kecamatan 51 Desa.Tahapannya kita tunggu untuk pembentukan panitia untuk bebasan lahan dan karangkitri atau tanaman," ungkap Sekda Klaten Joko Sawaldi kepada wartawan, Jumat (17/9/2020).

Sekda Joko Sawaldi berharap agar masyarakat tetap tenang  karena nantinya akan dilakukan penafsiran harga oleh tim dan jangan percaya orang diluar itu seperti halnya makelar.

Sedangkan, Kepala Desa Kapungan Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Rakhirm Fauzi ketika dikonfirmasi RRI  terkait penetapan lokasi terebut belum mengetahui secara persis. Namun demikian diwilayahnya  sudah dilakukan pengukuran lokasi oleh BPN yang disaksikan oleh para pemilik lahan.

"Kayaknya sudah ada, kemarin sudah ada pengukuran dari BPN," kata Rakhim Fauzi 

Warga berharap, agar pemerintah memberikan informasi kepada para pemilik lahan sebenarnya menanyakan besaran nilai ganti untung  jalan tol tersebut.

Di Desa Kapungan jalan tol itu akan menerjang kurang lebih 200  bidang baik persawahan  maupun pemukiman mengingat ditempat itu akan menjadi lokasi simpang susun. Sedangkan untuk pemukiman kurang lebih 22 KK akan diterjang tol.  (Desk: Arga) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00