Peresmian Politeknik AKBARA Solo, Tandai Peringatan HUT PMI ke 75

KBRN, Surakarta: Peresmian Politeknik Abdi Kemanusiaan Untuk Bangsa dan Negara (AKBARA), Kamis (17/9/20), menandai puncak peringatan HUT PMI ke 75 yang dipusatkan di Kota Solo.

Setelah menyaksikan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menandatangani prasasti secara simbolis, Wakil Walikota Kota Surakarta Achmad Purnomo didampingi Ketua PMI Jawa Tengah Imam Triyanto dan Ketua PMI Kota Surakarta Susanto Tjokrosoekarno secara simbolis menekan tombol sirene, sebagai tanda dibukanya AKBARA.

Dalam sambutan secara virtual sesaat sebelum penekanan tombol sirene, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, dengan tranformasi dari Akademi menjadi Politeknik, pihaknya mengharap kontrobusi lebih AKBARA dalam penanganan bencana untuk Jawa Tengah umumnya dan Solo Raya pada khususnya, karena Jawa Tengah dianggap sebagai supermarketnya bencana alam.

”Dengan tranformasi dari Akademi menjadi politeknik, tentu saya dan seluruh warga Jawa Tengah, khususnya di sekitar Solo Raya, sangat menanti kon tribusi lebih dari Akbara, hal itu karena memang telah jadi kewajiban kaum intelektual untuk mengabdikan segala energi untuk kemaslahatan masyarakat, terlebih dengan adanya program studi penanggulangan bencana, ini sangat membahagiakan karena kita tahu, Jawa Tengah ini adalah supermarketnya bencana alam,” Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla saat memberikan sambutan kemanusiaan dengan tema Solidaritas Untuk Kemanusiaan menyambut HUT ke 75 PMI mengatakan, kunci kemajuan dan keberadaan Palang Merah adalah kepercayaan masyarakat serta keberhasilan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

”Kunci daripada kemajuan dan keberadaan Palang Merah adalah kepercayaan daripada masyarakat, serta keberhasilan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, maknanya adalah bahwa PMI hadir apabila ada kesulitan di masyarakat, ada bencana di masyarakat,” Jelasnya.

Adapun sejumlah kampanye nasional, mewarnai peringatan HUT ke 75 PMI diantaranya gerakan nasional cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan kampanye pakai masker. PMI di seluruh Indonesia akan mengemas kampanye tersebut secara kreatif dalam bentuk audio visual ataupun musik. (DESK:ARGA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00