Bea Cukai Surakarta Hingga Bulan September 2020 Menindak 45 Kasus

KBRN Surakarta : Hingga bulan September 2020 ini Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Surakarta, menindak sebanyak 45 kasus di wilayah Soloraya.

Salah satu kasus menonjol adalah penyelundupan kontainer berisi 1.600 roll kain dari luar negeri.

Hal itu diungkap Kepala KPPBC Surakarta Budi Santoso, dalam acara media gathering yang digelar gazebo Taman Belakang Kantor Bea Cukai Surakarta, Kamis (17/09/2020).

 “ Ya,  semua kasus tersebut sudah dilakukan penyidikan, dan berkas perkaranya juga sudah diterima jaksa penuntut umum (JPU) dengan status lengkap P21,” ungkap Budi Santoso.

Selain itu, dalam kurun waktu tersebut kantor Bea Cukai Surakarta juga telah menindak ratusan ribu batang rokok ilegal atau sekitar 300 ribu batang rokok berhasil disita.

“ Untuk kasus rokok ilegal tersebut, dikatakan Budi Santoso, pemiliknya sudah mulai menjalani persidangan,” tukasnya.

Budi Santoso yang baru menjabat sebagai kepala KPPC Surakarta sejak bulan Januari 2020 juga menambahkan selain kasus tersebut pihaknya juga menyita sekitar 626 botol minuman keras illegal menggunakna merek terkenal, dan menangkap 2 pelakunya, yakni HB, di Nogosari, Boyolali, dan TC di kawasan Laweyan Solo.

Dikatakan, Kantor Bea Cukai Surakarta dalam menjalankan fungsi sebagai fasilitator telah memberikan fasilitas kawasan berikat kepada 72 perusahaan, fasilitas kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) kepada 20 perusahaan, KITE Industri Kecil Menengah (IKM) kepada 19 perusahaan di Soloraya.

Bea Cukai Surakarta memberikan fasilitas tersebut, intinya memberikan pembebasan atau penundaan pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor lainnya terhadap pemasukan bahan baku asal impor yang diolah di dalam negeri, dengan produk barang barang jadinya akan diekspor.

“Kami juga hadir dengan memberikan pelayanan dan melindungi kepada masyarakat yang melakukan pengiriman barang melalui jasa Kantor Pos dan pelayanan barang bawaan penumpang, baik penerbangan internasional reguler maupun ibadah haji,” katanya.

Sedangkan selama pandemi COVID-19, juga peduli dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa alat pelindung diri (APD) kepada lima puskesmas di wilayah Soloraya.

“Kami juga menyalurkan bantuan 200 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak di sekitar kantor bea cukai. Kami juga bagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat,” pungkasnya.(Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00