DPRD Surakarta Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden

Rapat paripurna DPRD Surakarta mendengarkan pidato presiden

KBRN , Surakarta :  Ajakan Presiden Joko Widodo agar masyarakat melakukan lompatan di masa Pandemi Covid-19 yang disampaikan dalam Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke 75 Kemerdekaan mendapat apresiasi DPRD Kota Surakarta. Para wakl rakyak ini beberapa kali memberikan aplaus terhadap isi materi pidato, saat menyaksikan  Pidato Kenegaraan secara langsung melalui layar TV dari Grha Paripurna Gedung Dewan.

Wakil Ketua Dewan Sugeng Riyanto menyatakan, Pandemi serta alasan apapun tidak seharusnya menjadikan kondisi semakin terpuruk. Justru dengan pandemi ini, seharusnya semua pihak  aktif memanfaatkan sumber daya yang dimiliki ,  baik fisik, IT dan pemikiran secara bersinergi. Sisi lain  menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, istilah membajak krisis pandemi yang disampaikan Presiden juga merupakan hal yang  menarik :

“Ini ujian tapi ujian bukan menjadi tidak lulus. Jika ujian covid ini lulus menjadikan bangsa ini bergerak menjadi langkah positf. Pertumbuhan ekonomi positif  akan  membuat Indonesia menjadi negara menengah bahkan  maju. Ini ajakan positif dan wajib mendukungnya, “ ungkap Sugeng saat dikonfirmasi usai Rapat Paripura, Jumat ( 14/8/2020 )

Sementara Ketua DPRD Kota Surakarta  Budi Prasetyo berharap masyarakat tetap optimis.  Kendatipun kondisi ekonomi Indonesia yang semula naik 2 % sekarang mengalami kemuduran hingga minus 5 %. Ke depan Politisi PDI Perjuangan meyakini  akan bangkit kembali. Pemkot dan DPRD Kota, saat ini sudah sepakat untuk mulai memperbaiki kondisi perekonomian masyarakat :

“ Pemkot dan DPRD sepakat dan bersama sama setelah kondisi mulai berangsur membak kita mulai benahi ekonomi masyarakat.  Jadi banyak program-program  di anggaran perubahan di Pemkot untuk merecovery kondisi ekonomi masyarakat, “ terang Budi.

Seusai mengikuti dari jarak jauh Pidato Kenegaraan Presiden, para wakil rakyat melakukan deklarasi mendukung upaya Polri untuk bertindak tegas dalam menangani kasus in-toleransi yang ada di Kota Surakarta. (Wiwid)

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00