Antisipasi Kepadatan Pengunjung Gunung Lawu Saat 17 Agustus, Disparpora Karanganyar Batasi Pendaki Maksimal 350

KBRN, Karanganyar: Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar bakal membatasi jumlah pendaki Gunung Lawu pada saat momentum hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Titis Sri Jawoto kepada wartawan mengatakan pembatasan jumlah pendaki tersebut untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung di jalur pendakian gunung Lawu saat moment peringatan 17 Agustus.

Pasalnya, lanjut Titis, berkaca pada taun lalu, di setiap peringatan hari kemerdekaan 17 agustus, jumlah pendaki gunung Lawu membludak bahkan dapat mencapai 1000 pendaki.

"Sudah kami koordinasikan nanti kita akan batasi, maksimal pendaki itu 350, ya ini Karena masa pandemi, kita usahakan untuk patuh pada protokol kesehatan, mengurangi kejenuhan atau kepedatan pengunjung di atas," jelas Titis kepada wartawan, Rabu (12/8/20).

Dikatakan Titis, pembatasan jumlah pengunjung akan diterapkan di 2 pos pendakian yakni pos pendakian Candi Cetho dan Cemoro kandang, hal itu sesuai dengan batas kewenangan Disparpora Karanganyar, namun pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pengelola pos pendakian yang berada di provinsi Jawa Timur agar bisa ikut menerapkan pembatasan jumlah pendaki.

"Itu pembatasan diterapkan di 2 pos, yang via candi cetho sama Cemoro Kandang, tapi nanti kita juga komunikasikan ke pos yang ada di wilayah Jawa Timur, agar bisa mengikuti," ungkpanya.

Lanjut Titis, pihaknya sudah menyiapkan surat edaran untuk segera diberikan ke masing-masing pos pendakian, sedangkan untuk waktu pembatasan mulai diterapkan pada 16 Agustus pagi.

"Kita sudah buat surat edaran, kita segera koordinasikan, penghitungan melalui tiketing akan dihitung dari sejak awal pagi di hitung dari nomer registrasi berapa, nanti sampai batas 350 sudah berhenti. Nanti itu dimulai perhitungan 16 agustus pagi," jelasnya.

Lebih lanjut, Titis mengatakan selain menggandeng relawan, pihaknya akan menambah personil di masing-masing pos untuk membantu pengawasan para pendaki selama momentum peringatan hari kemerdekaan.

"Karena keterbatasan personil, kita nanti mungkin hanya tambah untuk pengasawan, tapi biasanya yang tambah personil dari relawan, mereka nanti agak lembur biasanya," jelasnya

Sementara itu Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Disparpora Karanganyar, Nardi, mengungkapkan pihaknya juga menyiapkan 2 area camp kecil di samping camp candi cetho dan candi kethek agar digunakan para pendaki yang kecele akibat adanya pembatasan jumlah pengunjung.

"Sudah kita antisipasi untuk pendaki yang kecele, jadi yang di jalur pendakian cetho, kita siapkan camp kecil di samping candi cetho dan candi kethek, untuk dimanfaatkan pendaki, jadi mereka tidak bergerombol di bascamp bawah," bebernya.

Lebih lanjut, Nardi mengatakan, protokoler kesehatan tetap diberlakukan secara ketat bagi para pendaki yang akan melakukan perjalanan pendakian di gunung Lawu.

"Untuk protokoler tetap terus kita terapkan, jadi ada pengecekan suhu, wajib membawa masker, dan handsenitizer pribadi," bebernya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00