Jadi DPO Tiga Tahun, Wanita Tersangka Pencuri Sertifikat Di Wonogiri Berhasil Ditangkap

KBRN Wonogiri : Tim Satreskrim Polres Wonogiri berhasil menangkap satu daftar pencarian orang (DPO) yang melakukan tindak pidana pencurian sertifikat tanah.

Satu tersangka berjenis kelamin perempuan, dengan inisial SA tersebut telah menjadi DPO selama dua tahun. Sebelum menjadi DPO SA melakukan pencurian sertifikat tanah di Desa Ngarjosari, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, pada Desember 2018.

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, mengatakan dalam gelar perkara mengatakan SA mendapatkan sertifikat tanah tersebut dari korban yang masih keluarga sendiri.

“ Ya, kasus pencurian sertifikat ini sudah berlangsung selama dua tahun. Tempat Kejadian Perkara di Dusun Ngargosari RT 1 RW 2 Desa Ngargosari, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri,” ungkap Kapolres, Senin (10/08/2020).

Kapolres menjelaskan tersangka kemudian menjadikan sertifikat tersebut sebagai jaminan pinjaman sebesar Rp221 juta.

“Dari kasus pencurian tersebut beberapa barang bukti yang berhasil disita yakni sebuah sertifikat tanah, sebuah buku rekening bank dan dua buah rekening Koran,” tukasnya.

Sementara itu SA mengatakan, sertifikat yang dicuri tersebut merupakan milik suami adik kandungnya. SA beralasan melakukan tindak pidana pencurian untuk membayar utang.

Karena sebelumnya ia juga terkena penipuan dari salah seorang temannya di Solo. Bahkan selain mengalami kerugian uang, dua mobil miliknya juga dibawa kabur penipu tersebut.

“ Kami juga tertipu termasuk membawa mobil saya,” tutur SA.

Saat ini  Ibu rumah tangga tersebut harus mendekam di tahanan Mapolres wonogiri atas tuduhan tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00