Operasi Patuh Candi Ditengah Pandemi, Satlantas Polres Wonogiri Berhasil Menjaring 324 Pelanggar.

KBRN Wonogiri :  Satlantas Polres Wonogiri berhasil menjaring 324 pelanggar selama operasi patuh candi 2020.

Selain itu operasi yang berlangsung selama 14 hari dan berakhir 5 Agustus 2020, juga melakukan 791 teguran.

Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Indra Hartono mengatakan pelanggaran yang terjaring didominasi tidak mengenakan helm standar, disusul kelengkapan kendaraan seperti SIM dan STNK dan sisanya melanggar rambu lalu lintas.

“ Ya, selama operasi Patuh Candi 2020 kami menindak  324 pelanggar dan 791teguran. Bahkan dalam operasi tersebut kami juga menyita 23 SIM dan STNK 300 dan kendaran satu unit sebagai barang bukti,” ungkap AKP Indra Hartono kepada RRI, Sabtu (08/08/2020).

Menurutnya, dari jumlah tersebut, terbagi ke dalam beberapa kelompok seperti 257 unit, mobil penumpang 9 bus 2 mobil barang 56 unit.

“Mayoritas pelangaran  rata-rata berada di daerah pemukiman atau di jalan propinsi,” kata Kasatlantas.

Pada bagian lain AKP Indra Hartono juga membeberkan selama operasi patuh candi 2020 juga terdapat 15 lakalantas dengan korban luka  ringan.

“ Untuk Lakalantas terjadi di jalan propinsi dengan korban rata-rata pelajar dan karyawan,” cetusnya.

Sementara itu Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing mengatakan selama masa Operasi Patuh Candi 2020 juga dilakukan aksi preemtif dan preventif serta mengedepankan tindakan persuasive.

“ Selama operasi kami juga melakukan tindakan preemtif dan preventif dan melakukan persuasif. Kami juga berharap operasi yang digelar di tengah pandemi Covid 19 juga dapat menekan angka lakalantas,” ungkap Kapolres.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing lebih lanjut juga menambahkan  bahwa Operasi Patuh Candi 2020 kali ini memiliki tiga tujuan utama.

“ Ketiga tujuan utama itu adalah meningkatkan kesadaran warga dalam mematuhi semua tata tertib berlalu lintas, menekan angka kecelakaan lalu-lintas dan mencegah penyebaran virus Covid-19,” pungkas Kapolres. (Edwi

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00