Akan Diterjang Tol, Sebagian Warga Pasekan Karanganom Klaten Bingung Terancam Terisolir

Salah satu rumah Warga Pasekan Karanganom Klaten

KBRN, Klaten:Kurang lebih 34 rumah di Kampung Pasekan Desa Ngabean Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten akan terkena dampak pembangunan jalan tol solo Yogyakarta. Namun  Ada belasan rumah  dikampung  itu, yang tidak diterjang jalan tol.

Sebagian warga yang rumahnya tidak diterjang  jalan tol justru mengalami kebingungan  karena tidak mendapatkan akses jalan, dibagian depan diterjang  jalan tol sedangkan dibagian belakang  merupakan sungai. Sehingga dikawatirkan  sejumlah rumah dikampung itu akan terisolir.

 "Masing bingung  ini  memikirkan warganya  harus bagaimana besok," ungkap Ketua Rt 19/9 Kampung Pasekan Sudiyono kepada wartawan hari Jumat (7/8/2020).

Warga lainnya Dadiman (60) mengakui rumahnya tidak terkena dampak tol. Namun demikian karena terancam  terisolir, ia hanya meminta diberikan jalan oleh pemerintah mengingat mereka tinggal tempat itu tersebut  sudah  anak turun.

 Kalau infonya disini tidak terkena jalan tol hanya sebelah barat jalan. Pinginnya disini dibuatkan jalan. Disini hampir dua belas rumah,"pintanya. 

Sedangkan Kepala Desa Ngabean Supriadi  ketika dikonfirmasi RRI  membenarkan jika Kampung Pasekan khusunya Rt 19 akan diterjang  jalan tol. Ada sekitar tujuh rumah yang tidak terkena proyek tersebut dan mereka tetap tinggal ditempat itu yang nantinya akan dibuatkan aksen jalan.

"Dari hasil pertemuan kemarin, warga yang tidak terkena  jalan tol itu tetap tinggal ditempat itu dan tidak mendapatkan ganti rugi karena belum bersertifikat. Nantinya dari pihak tol akan dibuatkan jalan masuk.sebanyak tujuh rumah,"jelasnya. 

Supriyandi menambahkan  proyek jalan tol itu  untuk di desa Ngabean  selain menerjang pemukiman, juga menerjang fasilitas umum seperti makam dan juga masjid/serta tanah kas desa. (Desk: Arga)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00