MAKI: Perlunya Edukasi Berantas Korupsi Melalui Lomba-lomba Tujuhbelasan

KBRN, Surakarta: Kemerdekaan R.I ke 75 ternyata kita belum mampu memenuhi keinginan para pendiri bangsa. Salahsatunya belum mampu memerdekakan NKRI bebas dari Korupsi. Bahkan ujar  Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) asal Solo Boyamin Saiman menyebut korupsi semakin merajalela dan hampir menjalar ke semua lini.

“Orang tidak lagi malu melakukan korupsi sementara orang yang tidak melakukan korupsipun permisif kadang-kadang mau menerima duit dari orang yang korupsi. Atau proses-proses penganggaran negara dengan cara korupsi misalnya ada dugaan bantuan itu disunat dan masyarakat terpaksa menerima itu,” tandas Boyamin, Rabu (5/8/2020).

Menurutnya, kondisi seperti ini sebuah kedholiman dan ketidakadilan, seolah membiarkan korupsi. Sementara masyarakat sendiri bahkan membiarkan oknum-oknum penegakan hukum juga melakukan penyimpangan, seperti kasusnya Joko Chandra.

“Seperti kasusnya Joko Chandra, ini melibatkan oknum hampir di semua lini dan inilah justru para koruptor penghianat proklamasi, penghianat para pendiri bangsa dan  juga penghianat kepada bangsanya sendiri yang ingin merdeka sepenuhnya. Ingin merdeka secara substansi bahwa keadilan dan kesejahteraan itu dinikmati masyarakat secara keseluruhan,” tandasnya.

Harapan Boyamin, peringatan hari kemerdekaan ini bukan sekadar lomba panjat pinang atau membuat gapura dicat baru. Tetapi sifatnya lebih substansi tidak sekedar seremoni atau sekedar mengulang-ulang peringatan yang hanya pada posisi kulitnya saja seperti lomba balap karung dan panjat pinang.

“Momentum peringatan HUT Kemerdekan ini semestinya masyarakat diedukasi untuk pemberantasan korupsi melalui kegiatan lomba misalnya lomba balap karung dan panjat pinang. Edukasinya agar jangan sampai ada yang mencuri start ketika lomba balap karung atau panjat pinang sehingga harus jujur dan sportif. Jika terbiasa akhirnya menjalar kepada seluruh generasi bangsa, dengan sportif tidak lagi ada korupsi,” bebernya.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengajak masyarakat untuk memerdekakan diri untuk tidak permisif mengijinkan korupsi, ikut memberantas korupsi dan menjaga uang-uang negara yang seharusnya untuk kepentingan Masyarakat. Sehingga cita-cita kesejahteraan,cita-cita keadilan dan melindungi segenap Bangsa akan tercapai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00