Warga Terdampak Jalan Tol Solo Desa Kapungan Polanharjo Klaten Minta Ganti Untung Yang Layak

Warga desa ikuti rapat pembahasan ganti rugi tol solo jogja

KBRN, Klaten: Sri Hartono (59) dan warga lainnya di Kampung Mendungan Desa Kapungan Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten  masih merasa binggung  karena kampung yang mereka cintai akan diterjang proyek nasional jalan tol. Sebanyak 28  rumah  atau KK   di kampung tersebut hampir dipastikan akan diterjang  jalan tol, karena patok-patok  sebagai batas jalan tol kini sudah tertancap di kampung dan persawahan diwilayah itu.

Warga merasa keberatan tidak rela jika rumah-rumah mereka harus dipindahkan.Walaupun warga sudah tidak berdaya mereka berharap ganti untuk yang akan diberikan oleh pemerintah benar-benar yang layak.

,"ungkap Sri Hartono warga Kampung Mendungan kepada wartawan hari Rabu (5/8/2020).

 "Secara batin warga itu ga rela, kecuali kalau lahan pertanian monggo.Bebannya baknyak mental. Tapi sampai dimanapun kitatetap kalah diminta negara. La tinggal ganti untugnya , kalau tidak layak kok yo mentolo,"ungkap Sri Hartono warga Kampung Mendungan kepada wartawan hari Rabu (5/8/2020).

Ketika ditanya, keinginan warga  untuk pindah, kembali ia mengatakan masih cukup sulit untuk menentukan karena keinginanya berbeda-beda. Sedangkan Fandi  warga kampung Pekilen Desa Kapungan menyatakan secara pribadi dirinya yang terkena proyek jalan tol  berupa lahan persawahan seluas 2.700 meter persegi.  Ia berharap ganti  untung yang akan diberikan pemrintah akan digunakan untuk membeli tanah lagi, mengingat  salwah yang terkena tol merupakan warisan orang tua.

"Informasi dari masyarakat sudah cukup banyakm satu meter dihargai dua jutaan. Masyrakat sudah terinfo dari beberapa tempat yang terkena jalan tol untuk sawah,"kata Fendi

Sedangkan Kepala Desa Kapungan Rakhim Fauzi  kepada wartawan sebelum mengikuti sosialisasi dan konsultasi Publik jalan tol di Balai Desa setempat, antara lain mengatakan Desa Kapungan nantinya akan terbelah menjadi tiga bagian , karena wilayah ini akan digunakan sebagaimana  exit tol. Luasan  lahan yang terkana  proyek tersebut sekitar 25 hektar. adam sutanto

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00