Polres Wonogiri Ungkap Identitas Temu Kerangka Manusia di Kecamatan Puhpelem

KBRN Wonogiri : Identitas mayat yang ditemukan di Desa Giriharjo, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri, 16 Mei silam akhirnya terungkap.

Jajaran Polres Wonogiri  berhasil mengungkap identitasnya setelah mendapatkan hasil tes DNA.

“ Ya, dugaan sementara mayat berjenis kelamin perempuan itu merupakan korban pembunuhan,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing dalam press rilis di Mapolres setempat, Rabu (05/08/2020).

Menurutnya, pada 3 Juni lalu, pihaknya telah mengirimkan sampel untuk tes DNA ke Mabes Polri.

Kemudian pada 10 Juli, hasil tes DNA keluar dan akhirnya diketahui bahwa korban bernama Katiyani 27 tahun warga Siglonggong RT2 RW7 Desa Sanan, Kecamatan Girimarto, Wonogiri.

“Adapun dari hasil otopsi, penyebab korban meninggal diduga tidak wajar atau merupakan korban pembunuhan,” tukansnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Wonogiri Iptu Gala Rimba Doa Sirrang menjelaskan berdasarkan keterangan korban meninggalkan rumah pada tanggal 12 Februari 2020, sekitar pukul 10.00 WIB, dengan mengendarai sepeda motor honda beat untuk menjenguk temanya tetangga desa yang melahirkan.

“Sebelum ditemukan, korban diketahui menjual sepeda motornya di dealer motor bekas di Kecamatan Sidoharjo, dengan  harga Rp. 8.600.000,” cetusnya.

Dikatakan, setelah menjual sepeda motor korban tidak di ketahui  lagi keberadaanya dan pergi dengan siapa dan kemudian di temukan meninggal dunia pada 16 Mei 2020.

Sebelumnya diberitakan, penemuan sesosok mayat menggegerkan warga Desa Giriharjo, Kecamatan Puhpelem, Wonogiri.

Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi sudah menjadi kerangka dengan pakaian dan perhiasannya masih ditemukan menempel pada jasad korban.

Mayat ditemukan di sebuah lahan kosong, Dusun Gudek RT1/RW1 Desa Giriharjo, Kecamatan Puhpelem oleh seorang pencari rumput, Atmo Sutiyo (60) warga Dusun Sambirejo, Desa Puhpelem sekitar pukul 08.00 WIB. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00