Warga Sragen Blokade Jalan Kampung dengan Bangunan Permanen, 1 RT Kehilangan Akses

Jalan kampung di Dukuh Ngledok, Desa Gading Kecamatan Tanon ini di Blokade permanen dengan batu herbel.

KBRN, Surakarta: Puluhan kepala keluarga di Sragen Jawa Tengah kehilangan akses setelah seorang warga menutup jalan kampung secara permanen. Peristiwa di Dukuh Ngeledok, Desa Gading, Kecamatan Tanon, itu mencuat ke media sosial. 

Informasi yang dihimpun, penutupan akses keluar masuk warga itu pertama kali diunggah di media sosial Facebook oleh akun Heri Rebbin. Heri menyampaikan jalan Ngledok, Gading, Tanon, Sragen ditutup.

Saat dikonfirmasi Heri mengatakan bahwa penutupan jalan dengan herbel dilakukan pemilik tanah. Kini satu RT di wilayah setempat kehilangan akses dan harus memutar hampir 1KM jika ingin keluar lingkungan.

"Ditutup sama yang punya mas, yang nutup namanya Sonem (51). Ditutup tadi pagi dengan herbel (bangunan permanen)," ungkapnya Senin 3/8/2020.

Menurut Heri, jalan yang di blokir itu merupakan jalan akses yang digunakan oleh warga setiap harinya. Ia juga mengatakan bahwa tanah tersebut awalnya memang milik pribadi.

Jalan itu merupakan tanah milik perseorangan. Oleh pemilik terdahulu dihibahkan secara bawah tangan  kepada masyarakat setempat. 

"Memang tanah pribadi, dulu punya simbahnya. Dulu pernah berpesan untuk dibuat jalan kampung. Tapi oleh anaknya sekarang tidak mengizinkan untuk jalan, anaknya mungkin dulu belum tau mas," bebernya.

Warga berharap, jalan dengan lebar 2,5 meter dan panjang 20 meter bisa dibuka kembali. Sehingga warga bisa menggunakan akses tersebut.

,"Dampak penutupan satu RT tidak bisa lewat. Warga harus muter ke jalan utama," ujarnya.

Heri mengaku sudah melaporkan kondisi ini kepada pihak Desa Gading. Warga meminta ada mediasi dengan pemilik tanah agar jalan tersebut bisa dihibahkan selamanya. "Harapannya warga kalau bisa di kasih jalan lagi," harap Heri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00