Satu Pegawai Positif Covid-19, Gedung di Balaikota Solo Ini Dilockdown Lagi

Petugas sedang menyemprotkan cairan disinfektan ke beberapa bangunan di Balaikota Surakarta menyusul satu ASN positif Covid-19

KBRN, Surakarta: Pemerintah Kota Surakarta kembali menutup satu gedung di Kompleks Balaikota. Penutupan berlangsung satu pekan kedepan. 

Sekertaris Daerah (Sekda) Surakarta Ir. Ahyani mengatakan, penutupan gedung ini menyusul salah seorang pegawai di organisasi perangkat daerah (OPD) dinyatakan positif Covid-19. Pegawai yang terpapar COVID-19 bekerja di Bagian Humas dan Protokol Setda.

"Ada satu pegawai yang positif COVID-19. Bekerja di Bagian Humas dan Protokol," kata Ahyani saat dihubungi wartawan, Minggu (2/8/2020).

Adapun dalam Gedung tersebut terdapat sejumlah kantor, OPD antara lain Bagian Humas dan Protokol, dan Bagian Umum. Kemudian Bagian Organisasi, kantor Asisten Administrasi Umum dan Kantor Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum. Disamping itu juga terdapat basecamp pewarta Solo, Lokawarta. 

"Akan kita tutup tujuh hari. Mulai hari ini kita semprot disinfektan. Pegawai nanti work from home (WFH)" ujar dia.

Ditanya tracing penularan salah seorang pegawai tersebut, Ahyani mengakui pelacakan belum selesai. Pihaknya tidak mempermasalahkan sumber penularannya, namun yang terpenting memutus mata rantai agar pegawai yang lain tidak terpapar. 

"Akan kita lakukan tes swab. Pertama ke kontak dekatnya dulu. Ini masih kita tracing," ujar dia.

Pantauan di Balaikota gedung tersebut pada Minggu siang sudah dilakukan desinfeksi. Termasuk ruangan Lokawarta.

Adapun update Covid-19 Kota Solo pada Minggu malam ada tiga penambahan kasus baru. Total kumulatif kasus hari ini menjadi 285 orang positif. Delapan orang meninggal dunia.

Dari jumlah itu 230 orang sudah dinyatakan sembuh, 32 orang isolasi mandiri. Sedangkan 15 orang dirawat di rumah sakit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00