Update Covid 19 Karanganyar, Tambah 7 Kasus, dari Klaster Pelaku perjalanan, Tenaga Kesehatan dan Kupat tahu

KBRN, Karanganyar: Jumlah kasus positif covid-19 di kabupaten karanganyar terus bertambah. Berdasarkan data tim gugus tugas penanganan covid-19 karanganyar, penambahan kasus positif baru sebanyak 7 orang.

Plt Kepala dinas kesehatan karanganyar Purwanti menjelaskan 7 pasien positif baru tersebut berasal dari  5 kecamatan diantaranya, 3 dari kecamatan Jaten , 1 dari Colomadu, 1 asal Gondangrejo, 1 dari Karanganyar kota dan, 1 Jumapolo.

"Iya ada 7, jadi 3 orang dari 7 kasus baru itu hasil tracking kalster Kupat Tahu Solo, mereka berasal dari kecamatan Colomadu, Karanganyar kota dan Jaten, jelas Purwanti saat dikonfirmasi RRI, Rabu (16/7/20). 

Sementara, lanjut Purwanti 2 pasien asal jaten lainnya merupakan hasil tracking pasein positif tenaga kesehatan rumah sakit Moewardi Solo dan seorang lagi merupakan pelaku perjalanan. 

"1 pasien asal Jumapolo diduga terpapar covid-19 karena rutin kontrol ke rumah sakit dia punya penyakit bawaan, sedangkan 1 pasien asal Gondangrejo itu istri seorang tenaga kesehatan kerja di rumah sakit semarang, hanya saja yang bersangkutan berdomisili Kartosuro," jelasnya.

Lanjut Purwanti, dari 7 pasien baru tersebut, 6 diantaranya mengalami gejala terpapar covid 19 dan dirawat di rumah sakit Kasih ibu, rumah sakit Moewardi dan RSUD Sukoharjo, sedangkan 1 pasien asal kecamatan Jaten menjalani isolasi mandiri lantaran masuk kategori orang tanpa gejala. 

"6 orang karena ada gejala sekarang sudah di rawat dirumah sakit, satunya lagi itu, yang orang jaten pelaku perjalanan, dia isolasi mandiri karena OTG," paparnya.

Purwanti mengungkapkan saat ini pihaknya terus mengupayakan tracking masif terhadap orang yang diduga sempat melakukan kontak erat dengan pasien. 

"Kita terus lakukan tracking, kalo data sementara, dari hasil tracking cepat terdapat 25 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien," ungkapnya. 

Purwanti menambahkan pihaknya akan segera melakukan swab test terhadap 25 orang tersebut, disamping itu mereka telah diminta untuk melakukan isolasi mandiri hingga hasil swab test keluar.

"Ya segera diswab, tapi ini masih antri, tapi kita upayakan segera, sambil kita lanjutkan tracking lainnya," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00