Tangis Haru Sambut Kepulangan Surani, TKW Disekap Majikan di Arab Saudi

Surani (45) TKW asal Sragen korban penyekapan majikan akhirnya sampai di rumah.

KBRN, Sragen: Surani (45) Tenaga Kerja Wanita (TKW) Asal Sragen yang disekap majikannya berbulan-bulan di Arab Saudi akhirnya Rabu (15/7) pagi tiba di rumah orang tuanya, Dukuh Ngembat Desa Mojorejo Kecamatan Karangmalang. Surani tiba di rumah pukul 05.30 WIB langsung disambut haru keluarga karena 18 tahun tak pulang.

Kepulangan pahlawan devisa yang disekap oleh majikannya langsung disambut haru segenap keluarga dan tetangga. Surani pulang dari Jakarta menumpang travel.

Kepala Desa Mojorejo, Suharno saat dihubungi, mengaku Surani diselamatkan KJRI di Jeddah. Setelah itu Surani bisa pulang ke Jakarta empat hari lalu. Setelah transit dan mengurus semua administrasi akhirnya pulang naik travel. 

"Kami bersyukur warganya bisa kembali berkumpul dengan keluaarganya dengan selamat," ucap Suharno.

Pihaknya memang belum bisa bertemu langsung dengan Surani, karena masih kecapekan. Namun keluarga mengaku bahagia bisa berkumpul kembali.

"Alhamdulillah, Surani tadi pagi habis Subuh sudah sampai rumah orangtuanya. Karena dia masih kecapekan saya belum berani menemuinya langsung," kata Suharno.

Sebelumnya, Purwanto Kakak Surani menuturkan, adiknya memang mengalami penyekapan oleh majikan beberapa bulan terakhir, bahkan barang berharga dan perhiasan disita. Majikan tak ingin Surani kemabi ke Indonesia sehingga disekap. Namun pihaknya bersyukur semua perhiasan dan sisa gajinya telah dibayarkan  atas fasilitas KJRI di Jeddah.

"Alhamdulillah sudah dikembalikan semua. Perhiasan sudah dibayarkan," ungkap Purwanto.

Untuk diketahui, Surani (45) seorang TKW yang bekerja di Jeddah, Arab Saudi mengunggah video di media sosial pada Kamis (25/6/2020). Di video tersebut, Surani menceritakan jika ia disekap di rumah majikannya sejak tiga tahun terakhir.  

Di Jeddah ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Pada tahun 2002, Surani mengambil cuti dan pulang ke Sragen selama tiga bulan.Setelah itu, ia kembali ke Arab Saudi secara mandiri. 18 tahun berjalan. Hingga saat ini, Surani tidak pernah kembali ke Tanah Air.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00