Tatanan Kehidupan Baru, Kemenag Karanganyar Ijinkan Solat Idul Adha Berjamaah

KBRN, Karanganyar: Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar mengijinkan pelaksanaan solat idul adha secara berjamah di lapangan maupun masjid. Namun, pelaksanaan solat wajib menerapkan protokoler kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Kepala Kantor Kementrian Agama Karanganyar Wiharso menjelaskan, ijin pelaksanaan solat idul adha tersebut mengacu pada Surat edaran Kementrian Agama nomer 15 tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan Di Rumah Ibadah di Masa Pandemi.

"Dasarnya, surat edaran mentri agama nomer 15 tahun 2020 itu, sudah di perbolehkan mengadakan kegiatan keagaaman, namun protokol kesehatan harus di penuhi," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, (9/7/20). 

Dikatakan Wiharso, sejumlah protokoler yang diterapkan diantaranya, penyediaan termogan, penerapan social distancing dengan memberi jarak antar jemaah, dan mengutamakan jemaah harus dalam kondisi sehat.

"Ya, Protokolnya, seperti penyediaan termogun, handsenitwrser berjarak, dan yang jelas pastikan di wilayah itu memang sudah zona aman," bebernya.

Namun, Wiharso menghimbau masyarakat, untuk tidak melaksanakan solat dengan jemaah berskala besar, sehingga cukup diwilayah dusun maupun desa setempat. Hal itu guna mengurangi resiko adanya penularan virus covid-19 yang ditimbulkan dari luar wilayah.

"Kami sampaikan, sebisa mungkin, jangan mengundang jemaah berskala besar dulu, jadi untuk saat ini ya di wilayah dusun masing-masing dulu," ungkap.

Selain itu, Wiharso mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan tidak abai dengan protokoler kesehatan meskipun diperbolehkan menggelar solat idul adha berjamaah.

"Saya yakin masyarakat sudah cerdas, jadi tidak sembrono lagi, bisa saling menjaga, menerapkan protokoler, salah satu contoh pelaksaanaan solat jumat di masjid, 

mereka, kalo ada yang suhunya 37, solatnya tidak dibarengkan dengan yang lain," jelasnya.

Lebih lanjut, Wiharso mengungkapkan semenjak terbitnya Surat edaran kementrian agama tersebut, geliat kegiatan ibadah di karanganyar sudah berangsur normal.

"Terhitung sejak 2 pekan terakhir, banyak kegiatan keagaaman seperti pengajian maupun solat jumat berjamaah diselenggarakan di berbagai wilayah di karanganyar, meskipun kegiatan keagaamaan di malam hari masih dilarang," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00