Menkes Serahkan Santunan Kepada Nakes Yang Meninggal Akibat Terpapar Corona di Sukoharjo

KBRN Sukoharjo : Pemerintah pusat memberikan santunan untuk keluarga tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal karena corona.

Untuk Jawa Tengah terdapat dua orang dimana salah satunya nakes RS dr Oen Solo Baru Sukoharjo.

Penyerahan santunan dilakukan olen Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto di RS dr Oen Solo Baru, Jumat (03/07/2020).

Selain Sukoharjo, satu keluarga nakes lainnya berasal dari keluarga nakses RSUD Kariyadi Semarang.

Dalam penyerahan tersebut, juga dihadiri Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo serta pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lingkungan pemkab Sukoharjo.

Dalam sambutannya Menkes Terawan Agus Putranto mengatakan jika penghargaan dan santunan diberikan pada keluarga pahlawan yang gugur dalam penanganan corona.

“Program pemberikan santunan untuk keluarga nakes sebesar 300 juta yang meninggal juga diberikan di daerah lain sesuai instruksi dari Presiden Jokowi,” ungkap Menkes.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes berharap santunan tersebut bermanfaat dan menjadi kekuatan bagi pihak keluarga yang ditinggalkan.

“ Kami juga berpesan kepada siapa saja dalam menjalankan tugas apapun harus tetap mengedepankan protocol kesehatan termasuk tugas dari para wartawan,” cetusnya.

Direktur Utama RS dr Oen Solo Baru, Ivan Oetomo menyatakan, tenaga medis di rumah sakitnya yang telah meninggal dalam penanganan corona adalah Agus Indarto.

Tenaga kesehatan itu terkonfirmasi positif corona dan  meninggal dunia setelah dirawat selama dua minggu di RSUD dr Moewardi Solo.

“Atas kasus tersebut RS Dr Oen Solo baru mulai memberlakukan protokol ketat agar kasus naker terpapar Covid 19 tidak terulang. Terutama saat bertuga menangani pasien nakes wajib menggunakan APD lengkap,” ungkap Ivan Oetomo.

Sementara itu, Kepala DKK Pemkab Sukoharjo dr. Yunia Wahdiyati berharap penghargaan dan santunan bagi tenaga kesehatan yang gugur dapat bermanfaat untuk ahli waris.

“ Masalah pandemi virus corona menjadi masalah bersama dan tanggungjawab bersama seluruh komponen masyarakat,” cetus dr. yunia.

Dikatakan, agar mata rantai Covid 19 dapat segera terputus, masyaraat diminta lebih disiplin terutama kemana-mana harus mengunakan masker.  (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00