Baru Kali ini Hari Bhayangkara di Polres Sukoharjo Digelar Virtual

KBRN Sukoharjo : Jajaran Forkompimda di lingkungan Pemkab Sukoharjo menghadiri upacara hari Bhayangkara ke 74 tingkat polres Sukoharjo, Rabu (01/07/2020).

Mereka adalah Bupati Wardoyo Wijaya, Ketua DPRD Wawan Pribadi, Kepala Kejari Tatang Agus, Komandan Kodim 0726 Letkol Inf. Candra Aryadi Prakoso, dan Ketua Pengadilan Negeri Nyonya Udjiyanti.

Upacara yang dilakukan secara virtual di ruang Panjura itu jajaran Forkompimda yang dipimpin Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas selaku tuanrumah mendengar amanat langsung yang disampaikan Presiden Joko Wi dari Istana negara yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam upacara tersebut, Presiden Joko Wi selain memberikan sambutan juga sempat berdialog melalui Vidcon dengan 10 Kapolres di Indonesia menanyakan perkembangan Covid 19 dimana salah satu leading sektor tim gugus adalah jajaran kepolisian.

Hari Bhayangkara ke 74 tahun 2020 ini Polres Sukoharjo mendapatkan apresiasi yang cukup luar biasa dari masyarakat, baik itu kelompok, dan perorangan ataupun institusi pemerintah dan swasta.

Apresiasi ditunjukan dengan banyaknya karangan bunga yang berjejer di sepanjang jalan depan Mapolres Sukoharjo. Berdasarkan data dari Humas Polres Sukoharjo jumlah karangan bunga tercatat sebanyak 138 buah.

Kapolres Sukoharjo ABP Bambang Yugo Pamungkas menyatakan terima kasihnya kepada jajaran Forkompimda, instutisi, tokoh masyarakat dan lainnya bahwa ditengah pandemi saat ini pihaknya tetap berusaha memberikan yang terbaik dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“ Ya, kami berterima kasih terutama kepada Jajaran Forkompimda yang ikut menghadiri upacara hari Bhayangkara tahun 2020 ini. Terutama kepada pihak-pihak terkait baik dari instutisi pemerintah, swasta, tokoh masyarakat dan lainnya yang telah memberikan dukungan atas tugas dari kepolisian terutama di tengah pandemi Covid 19,” ungkap Kapolres kepada RRI.

Pada bagian lain Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas juga berkomitmen tetap akan melaksanakan pematauan dalam memghadapi tatanan kehidupan baru.

“ Sebagai salah satu tim Gugus tugas, kami juga berkomitmen mengawal tatanan kehidupan baru. Mulai dari aktivitas protokol kesehatan di pasar, pertokoan modern, pondok pesantren dan lokasi keramaian lainnya,” tukasnya

Dikatakan, pemantauan dilakukan mengingat grafik kasus positif Covid 19 hingga saat ini masih berada di angka 93 dan tertinggi di wilayah Solo raya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00