Layanan KB MOW Gratis Berhenti Sementara Terdampak Covid-19, Pemkab Karanganyar Siap Gandeng 2 Rumah Sakit Swasta

KBRN, Karanganyar: Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Karanganyar menghentikan sementara pelayanan KB Metoda Operasi Wanita (MOW).

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Karanganyar Yuli Astuti menjelaskan, penghentian tersebut disebabkan RSUD Karanganyar yang menjadi tempat pelaksanaan KB MOW masih dijadikan rumah sakit Rujukan Covid-19.

"Untuk pelayana KB MOW dipending dulu, karena RSUD Karanganyar masih di pakai untuk rujukan pasien Covid-19, kan biasanya disana," jelas Yuli, kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (30/6/20). 

Menurut Yuli sapaan akrabnya, terdapat resiko adanya penularan covid-19 kepada akseptor bila pelayanan KB MOW dilaksanakan di rumah sakit rujukan covid-19.

"Kalo di RS Rujukan, beresiko untuk akseptor mendapat pelayanan KB MOW, kita segera mencari alternatif rumah sakit lain untuk menyelenggarakan pelayanan KB MOW," ungkapnya.

Dikatakan Yuli, pihaknya berencana menggandeng 2 rumah sakit swasta di karanganyar yakni RSU PKU Muhammadiyah dan Rumah Sakit Dian Pertiwi Karanganyar.

"ada 2 rumah sakit swasta yang akan kita ajak sounding kerjasama untuk pelayanan KB MOW, RS PKU Muhammadiyah sama RS Dian Pertiwi," bebernya.

Pemilihan tersebut, lanjut Yuli, didasari ketersediaan dokter yang mampu melaksanaan pelayanan KB MOW, disamping itu, 2 rumah sakit tersebut bukan rumah sakit rujukan Covid-19.

"Ya karena di 2 rumah sakit itu sudah ada dokter yang mampu melayani KB MOW, di tempat lain belum, juga itu tentunya bukan rumah sakit rujukan pasien Covid-19," ungkapnya.

Yuli menambahkan minat akseptor MOW di karanganyar cukup tinggi, maka pihaknya akan segera berkoordinasi dengan 2 rumah sakit swasta tersebut dengan menyiapkan MOU.

"Kita segera berkoodinasi, kita kerjasamanya nanti dalam bentuk MOU, sudah kita siapkan," jelasnya.

Selain itu, Yuli mengatakan kesadaran masyarakat di kabupaten karanganyar terhadap penggunaan KB di karanganyar dinilai cukup tinggi.

"Kesadaran masyarakat karanganya untuk penggunaan KB itu sudah baik, data kami sampai bulan Mei ini sudah sebanyak 7232 akseptor," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00