Dengan Protokol Ketat, Kodim 2076 Sukoharjo Gelar TMMD Sengkuyung II Tahun 2020.

KBRN Sukoharjo : Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2020 di kabupaten Sukoharjo kembali bergulir.

Karena dalam situasi pandemi corona, Kodim 0726 Sukoharjo tidak menggelar upacara pembukaan dan digantikan dengan penandatanganan berita acara di loby ruang bupati.

Penandatanganan dilakukan oleh Dandim 0726 Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa bersama Bupati Wardoyo Wijaya, Selasa (30/06/2020).

Untuk lokasi TMMD Sengkuyung Tahap II sendiri akan dilakukan di Desa Bentakan, Kecamatan Baki mulai 30 Juni hingga 29 Juli 2020.

Komandan Kodim 0726 Sukoharjo Letkol Inf. Candra Aryadi Prakoso mengatakan, kendati pelaksanaan TMMD Sengkuyung II berlangsung di tengah pandemi corona namun harus tetap berlanjut dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“ Kami tetap mengikuti protokol kesehatan Covid 19. Selama pelaksanaan kami membatasi jumlah pekerja maksimal 15 orang yang akan kita bagi per shif, agar tidak terjadi kerumunan. Sebelumnya juga kami lakukan pengecekan suhu tubuh dan pake masker serta sering cuci tangan,” ungkap Dandim kepada RRI.

Menurutnya, selama ini program TMMD selama ini sudah banyak berperan bagi masyarakat hasil sinergitas dari TNI, pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Sehingga meski berlamgsung ditengah pandemi Covid 19 tetap harus dilaksanakan.

“ Dalam TMMD Sengkuyung Tahap II ini, salah satu program fisik utama adalah pembangunan jalan beton dengan panjang 950 meter, lebar 2,5 meter dan ketebalan 12 centimeter,” cetus Dandim.

Sedangkan untuk sumber dana sendiri masing-masing dari APBD Provinsi Rp204 juta, APBD Sukoharjo Rp 890 juta dan swadaya masyarakat Rp20 juta.  

“Selain betonisasi juga rehab Masjid Nur Hidayah di Dukuh Gedongan dan Masjid As Sidiq di Dukuh Sayangan. Sedangkan untuk sasaran non fisik, yakni penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, pemberian kursus keterampilan dan tekonogi tepat guna, penyuluhan KB, penyuluhan tentang bencana alam, dan melaksanakan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan virus corona,” cetusnya.

Sementara itu Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menyampaikan, TMMD adalah salah suatu program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Kami berharap dengan TMMD, selain sasaran pokoknya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, TMMD juga bertujuan sebagai upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap Bupati. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00