Wisatawan Mulai Ramai, Tim Gabungan Relawan Tawangmangu Galakkan Razia Masker

KBRN, Karanganyar: Tim gabungan relawan dan petugas forkompimca Kecamatan Tawangmangu Karanganyar menggelar razia masker di 3 titik keramaian, Senin, (1/6/20). 

Tiga titik tersebut diantaranya sumokado tawangmangu, terminal tawangmangu, dan di wilayah perbatasan cemoro kandang. Razia tersebut menyasar seluruh pengguna kendaraan motor roda dua maupun roda 4 yang melintas di titik razia.

Pantauan RRI di sumokado tawangmangu, para relawan menghentikan sejenak para pengendara yang melintas untuk mengecek apakah pengendara menggunakan masker atau tidak. Bagi pengendara yang tidak mengenakan masker diminta putar balik guna mencari masker agar dapat melintas di wilayah tawangmangu.

Camat Tawangmangu Rusdiyanto mengatakan razia masker diinisiasi para relawan setelah melihat kepadatan pengunjung yang masuk ke tawangmangu pada hari libur, Padahal saat ini masih terjadi wabah covid-19.

"

Ini memang dari relawan itu menyampaikan terus kita rapatkan, kalau ada seperti ini banyaknya pengunjung maka harus lebih waspada, bagaimana cara hati-hati?, ya kita hrus mencegah dengan cara setiap pengunjung harus menggunakan masker," jelas Rusdiyanto kepada RRI di sela razia.

Dikatakan Rusdiyanto, razia ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat karanganyar terhadap proses pencegahan penularan virus covid-19 meski sudah ada himbauan menuju tatanan kehidupan baru.

"Ya kami peduli, walaupun kita sudah ney normal, kita harus tetap waspada dan hati-hati karena yang namanya virus kita belum tau sudah hilang total atau belum. 

caranya waspada, ya setiap orang yang masuk tawangmnagu kami persilahkan menggunakan masker," jelasnya.

Selain itu, camat mengatakan, pemilihan titik razia dibuat berlapis untuk mengatisipasi adanya pengunjung yang lolos tidak menggunakan masker.

"Yang pertama di sumokado itukan pintu masuk menuju kecamatan Tawangmangu, kalo terminal tawangmangu ini bayak interaksi masyarakat, sedangkan cemoro kandang sebagai perbatasan pengunjung dari provinsi," terangnya.

Lanjut Rusdiyanto, razia akan terus digelar hingga kondisi dinilai sudah mulai aman dari virus covid-19." Kita gelar terus, sambil melihat perkembangan," imbuhnya.

Rusdiyanto mengatakan selain melakukan razia, sosialisasi penggunaan mesker juga dilakukan secara mobile kesetiap desa di Kecamatan Tawangmangu menggunakan mobil patroli.

"Kita juga muter, memantau sambil kita beri sosialisasi penggunaan masker, keliling tawangmangu," bebernya.

Sementara itu, pihaknya juga meminta setiap pengelola rumah makan di kawasan wisata tawangmangu untuk menerapkan protokoler kesehatan ketat untuk menghindari adanya penularan.

"Itu jelas, bagi rumah makan yang buka kita juga minta harus menerapkan protokoler kesehatan, ketat," bebernya.

Adapun dalam razia masker melibatkan 25 organisasi masyarakat dan relawan diantaranya ECR, Senkom, Pemuda pancasila, PSHT, dan TRC Mantab.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00