Menuju Tata Kehidupan Baru, Tim Gugus Tugas Kabupaten Sukoharjo Gelar Rapid Test di Pasar Tradisional

KBRN Sukoharjo :  Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona kabupaten Sukoharjo secara bertahap mulai menggelar rapid test  Covid-19, Kamis (28/05/2020).

Peserta Rapid test adalah petugas, pengunjung dan pedagang yang diambil secara acak  di tiga pasar tradisional dan dua pasar modern.

Pelaksanaan rapid test tahap awal yang dipusatkan di Pasar jamu Nguter juga mendapatkan pantuan langsung dari Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas dan Komandan Kodim 0726 Letkol Inf. Candra Aryadi Prakoso.

Disela pelaksanaan rapid test di Pasar Jamu Nguter, Kepala Disdagkop dan UKM Pemkab Sukoharjo Sutarmo kepada wartawan mengatakan pemilihan pasar sebagai salah satu lokasi dilakukannya rapid test, karena selama ini, pasar tetap buka saat pandemi virus corona untuk melayani kebutuhan pokok masyarakat.

“ Ya, kami melakukan rapid test di pasar. Pada tahap awal, Disdagkop dan UKM  bersama Dinas kesehatan Kabupaten DKK melakukan rapid test terhadap 500 orang yang berada di Pasar Bekonang, Pasar Jamu  Nguter dan Pasar Kartasura,” ungkap Sutarmo.

Secara keseluruhan nantinya ditargetkan ada1000 orang yang akan menjalani rapid test Covid 19.

“Rapid test juga dalam rangka menyambut new normal atau tata kehidupan baru, dimana seluruh padagang pasar dan pengunjung serta petugas  harus menjalankan protokol kesehatan,” tuksnya.

Sementara itu, Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, mengimbau, kepada seluruh pedagang untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“ Yang harus diperhatikan pedagang dan pengunjung dalam penerapan new normal antara lain rajin cuti tangan dengan sabun, jaga jarak, dan wajib mengenakan masker. Sehingga dibutuhkan kesadaran yang tinggi dari masyarakat khususnya pedagang dan pengunjung pasar tradisional,” ungkap Kapolres.

Hal senada diungkapkan Dandim Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa. Menurutnya, tempat-tempat keramaian seperti pasar menjadi perhatian karena aktivitas masyarakat cukup tinggi.

“Kedisiplinan penerapan protokol kesehatan menjadi kunci pencegahan penularan virus. Kuncinya adalah disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan terkait penerapan new normal,” cetus Dandim.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo, dr. Yunia Wahdiyati mengatakan, target rapid tes per hari dilakukan pada 500 orang.

“ Aktivitas masyarakat jelang lebaran di pasar dan toko modern sangat tinggi, sehingga untuk memastikan kondisi mereka maka perlu dilakukan rapid test,” tukasnya. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00