Stadion Manahan Vanue Piala Dunia U-20, Sterilisasi PKL Tunggu PSSI

KBRN Surakarta: Pemerintah Kota Surakarta masih memiliki pekerjaan rumah (PR) penataan Kawasan Stadion Manahan Solo yang akan digunakan sebagai vanue Piala Dunia Usia 20 Tahun 2021 mendatang. Keberadaan ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekeliling Stadion Manahan Solo itu diperlukan penanganan serius karena menyangkut standarisasi FIFA. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot Surakarta Joni Hari Sumantri mengatakan, merujuk hasil kunjungan perwakilan PSSI dan Kementrian PUPR dua pekan lalu ada tiga ring penanganan di Stadion Manahan. Di antaranya Ring satu atau kawasan stadion utama, kemudian ring dua atau kawasan Manahan di luar Stadion dan ring tiga di luar pagar stadion. 

"Ring satu dipastikan sudah clear dan memenuhi syarat untuk pertandingan," tandasnya kepada wartawan Sabtu (25/1/2020).

Sementara kawasan Stadion Manahan masih menunggu standarisasi yang ditetapkan oleh pemangku kepentingan. Sedangkan ring tiga lanjut Joni luar stadion butuh penanganan khusus karena menyangkur fungsi kawasan mengingat terdapat aktifitas PKL dan lain-lainya. 

Merujuk standarisasi FIFA kawasan olahraga semestinya steril dari aktifitas perdagangan dan sebagainya. Karena penanganan PKL tersebut harus dibahas dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah OPD maka Dispora menunggu arahan Walikota, termasuk surat resmi PSSI.

“Padahal standarnya steril. Sesuatu yang harus dibahas dengan lintas OPD dan menunggu arahan Walikota. Ring tiga kawasan perdagangan atau PKL arahan FIFA dan PSSI bentuknya sepereti apa nanti kita bicarakan. Kita menunggu Surat resmi PSSI,” jelas Joni.

Di sisi lain yang perlu perhatian serius yakni tentang kedewasaan supporter sepak bola. Menurut Joni harus ada edukasi tersendiri, agar jangan sampai menimbulkan kekacauan disaat laga internasional berlangsung. 

"Masih ada waktu satu tahun untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada supporter, tapi kami menunggu arahan dan standarisasi dari PSSI," ucapnya. 

Sementara itu Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyampaikan, pemkot sudah melakukan penghitungan kebutuhan untuk memperbaiki lima lapangan pendukung stadion Manahan Solo. Pihaknya berharap seluruh kebutuhan perbaikan sarana dan prasaran ditanggung pemerintah pusat.  "Kalau PKL ya kita bicarakan dulu. Kita lakukan pendataan dulu lah," ungkap Rudy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00