Renovasi Mall Pelayanan Publik Butuh 10 M, Dikerjakan Gotong-royong Antar OPD

KBRN Surakarta: Renovasi gedung eks Bank Danamon Solo yang akan digunakan sebagai Mall Pelayanan Publik (MPP) mulai dikerjakan awal tahun depan. Proses pengerjaan renovasi gedung yang berada di Kawasan Cagar Budaya BCB Benteng Vasternburg itu akan dilakukan secara  keroyokan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Sekretaris Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Surakarta Budi Murtono membeberkan tiga OPD tersebut, BPPKAD, Diskominfo dan DPMPTSP (Dinas Perizinan). Gedung itu dihibahkan dari Danamon masih di kelola oleh Setda atau belum diserahkan ke OPD. 

"Anggaran renovasi BPKAD, Jaringan Diskominfo, yang menggunakan DPTMPTSP. Jadi dikeroyok kalau sudah jadi diserahkan ke Perizinan," ungkap Budi Murtono di sela paparan Detail Engineering Design (DED) MPP di Balaikota, Selasa (10/12/2019).

Menurut Budi, renovasi hanya menyentuh bagian dalam bangunan. Utamanya penataan ruang dan jaringan listrik, internet serta penambahan lift. Mengingat gedung empat lantai tersebut sebelumnya belum dilengkapi lift. 

"Di lantai basement juga dilakukan penataan untuk genset, pendukung ruang pelayanan seperti ruang bermain anak dan ruang menyusui," ujarnya. 

Perkiraan anggaran yang disampaikan konsultan mencapai 10 M lebih. Karena yang terbesar anggaran untuk mechanical elektrik jaringan internet, kelistrikan, fire springkel dan jaringan FO online. Pihaknya menargetkan bulan desember ini proyek renovasi gedung mall pelayanan publik sudah dilelangkan dan dikerjakan awal 2020.

"Renovasi  kalau sudah ada masukan dari Pak Wali kita koreksi target Desember ini maju Lelang 2020 dikerjakan. Keinginan kita 6 bulan selesai dan langsung digunakan," tandasnya.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menargetkan, MPP bisa beroperasi mulai pertengahan 2020. Ia menyampaikan eks gedung Bank Danamon akan dimanfaatkan untuk pusat pelayanan masyarakat seperti perizinan, perpajakan, BPJS termasuk untuk samsat. "Ya paling tidak Agustus sudah beroperasi."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00