Pemkab Sukoharjo Salurkan Santunan Kematian Bagi 1.540 Gakin

KBRN Sukoharjo : Pemkab Sukoharjo memberikan santunan kematian bagi sebanyak 1.540 ahli waris warga miskin yang tersebar di 12 kecamatan, Senin (09/12/2019).

Penyerahan secara simbolis yang dilakukan Bupati Wardoyo Wijaya dipusatkan di gedung PGRI Sukoharjo merupakan santunan kematian periode bulan Januari sampai dengan Mei 2019 sebesar Rp4,620 miliar.

Sedangkan santunan untuk bulan Juni hingga Desember akan diberikan pada tahun anggaran 2020 mendatang.

Kepala bidang jaminan dan bantuan sosial Dinas Sosial Pemkab Sukoharjo Sukimin mengatakan, santunan kematian untuk warga miskin yang meninggal dunia masih menjadi program pro rakyat andalan Pemkab Sukoharjo.  

“ Ya, nilai santunan yang diberikan pun cukup tinggi yakni sebesar Rp3 juta per orang tanpa ada potongan dalam bentuk tunai melalui banj jateng ,” ungkap Sukimin.

Menurutnya, Pemkab Sukoharjo tetap berkomitmen untuk memberikan santunan kematian pada gakin yang meninggal dengan harapan dapat meringankan beban keluarga yang di tinggalkan.

“ Santunan kematian yang diserahkan merupakan bantuan sosial uang duka yang diberikan pada gakin yang sebelumnya telah mengajukan surat permohonan bantuan uang duka,” cetusnya.

Sementara itu Bupati Wardoyo Wijaya berpesan kepada ahli waris penerima uang santunan agar dapat dipergunakan sebaik-baiknya.

“ Kami berpesan uang duka dapat dimanfaatkan dnegan baik. Dengan pengertian dijadikan modal usaha, misalnya bisa beli sesuatu atau usaha apa saja sehingga uang tersebut dapat terus bergulir, “ ungkap Bupati.

Berdasarkan data dari 1.540 penerima tersebut dengan rincian penerima terbanyak dae kecamatan masing-masing untuk Kecamatan Tawangsari 155 orang, Sukoharjo 125 orang, Mojolaban 139 orang, Bendosari 67 orang, Grogol 151 orang, Gatak 104 orang, Weru 169 orang, Bulu 116 orang, Polokarto 170 orang, Baki 95 orang, Nguter 97 orang, dan Kecamatan Kartasura 122 orang. (Edwi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00