De Tjolomadoe Torehkan Rekor MURI, Lukisan Terbesar Menggunakan Gulali

KBRN Surakarta : Wisata Heritage De Tjolomadoe kembali mencatatkan rekor MURI dengan membuat lukisan terbesar dari gulali rasa jahe.

Melalui kegiatan Legi Histories 1861 yang digelar selama tiga hari, De Tjolomadoe ingin kembali mengangkat kejayaan pabrik gula Colomadu sebagai pabrik gula terbesar di Asia yang telah berdiri selama 158 tahun.

Pemecahan rekor MURI tersebut juga mendapatkan dukungan dari Metta FM dan PT Intrafood.

General Manajer Operasional De Tjolomadoe Wildan Akfi Kurnia  mengemukakan pemecahan rekor MURI kali ini sebagai pengingat kembali kejayaan  pabrik gula pada jayanya.

“ Ya, pembuatan lukisan ukuran 3,6 x 3,6 memakan waktu sekitar 2 jam yang melibatkan siswa SMK Marsudirini Solo dan sejumlah Cheef hotel yang tergabung dalam ICA BPC Solo. Mereka membuat reflika logo dari De Tjolomadoe ,” ungkap Wildan kepada RRI, Minggu (08/12/2019).

Menurut Wildan lukisan dengan menggunakan bahan dasar gulali rasa jahe itu memiliki makna tersendiri bagi De Tjolomadoe.

Lebih lanjut Wildan Akfi Kurnia juga menambahkan De Tjolomadoe akan selalu menghasilkan karya kreatif dan inovatif sebagai wujud nyataa realisasi dari visi misi perusahaan.

“Di tahun 2019 ini De Tjolomadoe menorehkan prestasi tingkat internasional pada ajang Asia Pasifik Stevie Award pada malam penghargaan di Singapura bulan mei lalu atas upaya merevitalisasi bekas pabrik gula Colomadu yang sudah berumur 158 tahun menjadi pusat kebudayaan, area komersial, Venue dan museum yang berkisah tentang perjalanan pabrik gula Colomadu dan sejarahnya dalam bentuk visual modern ,” tukasnya.

Sementara senior Manajer MURI Sri Widayati mengatakan rekor kali ini merupakan yang ke 9372 itu termasuk kategori rekor unik lantaran belum pernah ada lukisan dari gulali.

“ Aksi yang dilakukan De Tjolomadoe terbilang unik, lukisan dengan bahan galali, sehingga kamijadikan rekor duia MURI yang ke 9372 “ ungkapnya.

Pemecahan rekor MURI juga dimeriahkan dengan jalan sehat berhadiah, dan lomba menggambar payung.

Selain itu juga penampilan live band serta diikuti lebih dari 30 stand bazar kuliner. (Edwi)

https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/no_photo.png

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00