BCB Sitihinggil Karaton Surakarta Rusak, LDA Renovasi Gunakan Dana PKL

KBRN, Surakarta: Bangunan cagar budaya nasional sitihinggil kidul Karaton Surakarta Hadiningrat mengalami kerusakan parah. Bangunan Sitihinggil mengalami kerusakan parah terutama pada bagian atap. 

Bangunan yang berada di sisi utara Alun alun selatan itu nampak kusam. Beberapa bambu dijadikan penyangga tulang tulang bangunan yang lapuk dikikis zaman. 

Bahkan bangunan itu sama sekali tak bisa digunakan lagi untuk kegiatan, karena membahayakan. Karaton Surakarta pun tak berdaya untuk merenovasi BCB tersebut tanpa campur tangan pemerintah.

"Dampak dari bocoran atap itu mengakibatkan kerusakan pada kayu-kayu penyangga atap yang sudah berumur ratusan tahun. Jadi keropos," ungkap Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Karaton Surakarta, KPH. Eddy Wirabhumi, Sabtu (7/12/2019).

Kerusakan bangunan Sitihinggil selatan Karaton Surakarta sudah mencapai 80%. Perbaikan harus segera dilakukan, utamanya penggantian atap secara menyeluruh.

Eddy Wirabhumi mengatakan, kalau tidak segera di benahi dikhawatirkan berakibat fatal. Musim penghujan telah tiba banguanan cagar budaya Sitihinggil Kidul Karaton Surakarta bisa roboh. 

"Untuk mencegah hal itu terjadi kami  langsung melakukan renovasi. Kita mulai dari hari Senin 2 Desember 2019 lalu," sambungnya.

Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat (LDA) Melalui K.R.M.H Adityo Harbanu telah menyiapkan anggaran perbaikan bangunan cagar budaya Karaton Surakarta. Anggaran yang disiapkan senilan Rp 50 juta. Hal ini dilakukan karena kerusakan sejak lama namun belum ada respon pemerintah.

"Ya dana perbaikan itu dari hasil pengelolaan PKL Alun-Alun Selatan Karaton Surakarta," ujar Herbanu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00