FOKUS: #IKN

Tanpa Gibran Pawai Pembangunan Solo Tetap Meriah, Diramaikan Drumband Akpol Sampai TNI-Polri Pamer Alutsista

KBRN, Surakarta: Ribuan peserta meramaikan Pawai Pembangunan Kota Solo 2022 yang berlangsung Jumat (19/8/2022) sore. Mulai dari TNI-Polri yang memamerkan Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesi) sampai instansi, seniman dan ASN unjuk kebolehan masing-masing.

Pawai pembangunan ini juga mendapatkan perhatian puluhan ribu warga di sepanjang rute dari Kota Barat sampai Balaikota. Meskipun tanpa kehadiran Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang tengah menjalani isolasi mandiri bersama keluarga.

Dua tahun terhenti tak ada pawai pembangunan membuat warga Solo rindu akan event untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI itu. 

Setelah pawai kembali dihelat, peserta pun membludak begitu pula dengan masyarakat yang menyaksikan juga jauh lebih banyak memadati sepanjang rute. Dari Lapangan Kota Barat, Jalan Slamet Riyadi Jalan Jendral Sudirman dan berakhir di balaikota. 

Kendaraan tempur, kendaraan taktis dari TNI-Polri juga meramaikan Kirab Pawai Pembangunan. Saking banyaknya peserta pawai yang dimulai dari pukul 15.00 WIB itu baru berakhir pukul 18.30 WIB.

Warga Makam Haji, Kartasura, Sukoharjo Kurniawan mengaku datang bersama 13 temannya ke Jalan Jendral Sudirman untuk menyaksikan pawai. Dia mengaku kangen dengan arak-arakan mobil hias dan juga pameran keberhasilan pembangunan

"Sudah di sini (Kawasan Jensud) dari jam tiga sore, sangaja biar bisa lihat dari awal. Lama tidak ada pawai pembangunan, karena ada Covid-19," jelasnya. 

Kirab yang diikuti 3.000 an peserta diawali dengan kelompok Paskibraka Solo 2022, disusul drumband dari Akademi Kepolisian (Akpol). Setelah itu disusul oleh pejabat Forkompinda Kota Solo, dipimpin Wakil Wali Kota Teguh Prakosa yang mengenakan pakaian mirip Sang Proklamator Ir Soekarno. Hujan yang sempat mengguyur Kota Solo tak menyurutkan penonton dan peserta. 

"Untung tidak jadi hujan deras, tapi seneng. Sering sering saja pemerintah bikin acara seperti ini untuk pertumbuhan ekonomi," pintanya.

Sementara itu Wawali Teguh Prakosa mengatakan, sejak dahulu masih menjabat Anggota DPRD selalu mengenakan pakaian ala sang proklamator lengkap dengan tongkat komando dan songkok hitam. Dirinya ingin menggambarkan sikap sang proklamator. 

"Dari dulu saya sudah pakai ini. Tujuannya agar karakter dan semangat beliau bisa kita contoh dan terapkan untuk berjuang demi rakyat Indonesia," terang Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa.

Teguh Prakosa mengatakan pawai pembangunan kali ini sangat meriah bahkan banyak calon peserta yang tidak terakomodir. Tahun depan akan dilakukan evaluasi agar semua bisa tertampung menampilkan masing-masing potensinya. 

Menurutnya berbagai kemeriahan itu dilakukan guna mendongkrak semangat warga pasca Pandemi Covid-19 dua tahun ini sesuai dengan tema HUT RI kali ini yakni 'Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat'. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar